JEURNALS
  • HOME
  • LATEST
  • INTERVIEW
  • EVENT
  • SHOP
No Result
View All Result
JEURNALS
  • HOME
  • LATEST
  • INTERVIEW
  • EVENT
  • SHOP
No Result
View All Result
JEURNALS
No Result
View All Result

Sampul album menarik dari Jazz Label legendaris, Blue Note Records

Jeurnals by Jeurnals
10/01/2022
in Umum
0
Sampul album menarik dari Jazz Label legendaris, Blue Note Records


“Bahkan band-band hardcore seperti Refused dan Knocked Loose pun memberi homage terhadap art-style Blue Note Records di album mereka A Shape of Punk to Come dan “A Different Shade of Blue”. 

Mungkin semua jazz fan di dunia sepakat kalau Alfred Lion dan Blue Note Records sukses dalam memberi album-album Jazz terdepan dan terbaik pada masa nya (mungkin sampai sekarang?). Dan semua itu tercapai tidak melupakan satu faktor: kover art nya. Setelah berhasil menyelamatkan diri dari Nazi Germany pada awal 1930an, Lion kabur ke New York. Pada tahun 1939 dia dan teman dekatnya Francis Wolff, seorang fotografer berbakat, merilis ratusan album jazz essensial yang menjadikan Blue Note sebuah trademark berkualitas: “Blue Train” nya John Coltrane, “Somethin’ Else”nya Cannonball Adderley, Miles Davis Volume 2 sampai album kontemporer jazz-hop nya Madlib “Shades of Blue”, dimana Madlib menginvasi lagu-lagu Blue Note dan menjadikannya sebuah karya baru. 




Fotografi black and white Francis Wolff yang hanya bergantung pada satu sumber cahaya telah menjadi ratusan kover rilisan-rilisan Blue Note Records,  dan membantu me-redefinisi apa yang disebut sebagai the art of Blue Note. Foto-foto Wolff dibantu oleh design eye-catching dan tipografi khas dari Reid Miles, yang lalu menjadi benchmark design album jazz yang sampai sekarang masih ditiru, bahkan band-band hardcore seperti Refused dan Knocked Loose pun memberi homage terhadap art-style Blue Note Records di album mereka “A Shape of Punk to Come” dan “A Different Shade of Blue”. Reid pun mulai tertarik kepada fotografi dan mulai mengerjakan departemen fotonya sendiri jika dia anggap foto Wolff kurang pas dengan tipografi yang dia inginkan. Bahkan Miles Davis pun, sempat menjadi fotografer kover beberapa album Blue Note sebelum dia pindah ke label lain.




Jika membicarakan kover album Jazz, Blue Note tidak ada saingan untuk menjadi market leader di tahun ’50 dan ‘60an. Dedikasi mereka untuk memberi yang terbaik dari berbagai aspek record-making sampai packaging dan sleeve-notes yang selalu ada di balik kovernya sudah menjadi ciri khas, dan tentunya pas dengan isi musiknya yang juga berkualitas. Alfred Lion, founder Blue Note Records, meninggal 2 February 1987,pada umur 78 . Dia mendirikan Blue Note pada tahun 1939 dengan tujuan album-album jazz terbaik, sebagaimana dijelaskan di original press release label mereka. Francis Wolff meninggal 8 Maret 1971 di New York. Pemberian terbesarnya kepada dunia adalah mendefinisikan apa yang sekarang kita sebut dengan “jazz photography”.




Previous Post

Hyukoh: indie rock from Seoul

Next Post

5 FILM THRILLER KOREA

Next Post
5 FILM THRILLER KOREA

5 FILM THRILLER KOREA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • Event
  • Interview
  • Program
  • Umum
  • Uncategorized

Popular News

  • Gorpcore: Estetika Street Fashion Yang Terinspirasi Brand Outdoor dan Para Hiking Enthusiast

    Gorpcore: Estetika Street Fashion Yang Terinspirasi Brand Outdoor dan Para Hiking Enthusiast

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Herry “Ucok” Sutresna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Papa Emerica (Thrift & Vintage Music Merchandise)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Vidi Nurhadi (Maternal Disaster)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perunggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Categories

List :
  • Event
  • Interview
  • Program
  • Umum
  • Uncategorized

Advertise

Please contact us at :

jeurnals@gmail.com

Our Brands

Recent News

Maja Family Kembali Gelar Pop-Up Market di Dalam Kamar Hotel Vol. 05

Maja Family Kembali Gelar Pop-Up Market di Dalam Kamar Hotel Vol. 05

08/02/2023
Renungan Kisah Masa Lalu EAZZ di Maxi Single “Soft, Frail, Blue”

Renungan Kisah Masa Lalu EAZZ di Maxi Single “Soft, Frail, Blue”

07/02/2023

Jeurnals – Purveyor Alternative News © 2022 Alright Reserved | Powered by GALAXIA

No Result
View All Result
  • HOME
  • LATEST
  • INTERVIEW
  • EVENT
  • SHOP

© 2022 Jeurnals - Powered by GALAXIA.