JEURNALS JEURNALS
  • INTERVIEWS

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • REVIEWS

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • EVENTS

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • ESSAY

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • COOL SPOTS

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • HOT STUFF

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

JEURNALS JEURNALS

  • About

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • Contact

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • INTERVIEWS

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • REVIEWS

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • EVENTS

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • ESSAY

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • COOL SPOTS

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

  • HOT STUFF

    Maternal Disaster memperluas spektrumnya, dari sekadar brand clothing ke ruang yang lebih hidup lewat hadirnya Maternal Cafe & Records. Berlokasi di Braga8, Bandung, ruang ini menjadi perpanjangan identitas Maternal yang selama ini lekat dengan subkultur, kini diterjemahkan ke dalam pengalaman fisik yang bisa ditempati, dirasakan, dan dijelajahi.

    Bukan sekadar kafe, Maternal membangun ekosistem kecil yang berangkat dari obsesi personal: musik, koleksi, dan visual. Di dalamnya, pengunjung tidak hanya menemukan kopi dan menu ringan, tapi juga lanskap yang dipenuhi rilisan fisik lintas genre, toys bertema musik, hingga buku-buku yang dikurasi. Semua elemen ini tidak berdiri sebagai dekorasi, melainkan bagian dari narasi yang membentuk karakter ruangnya padat, personal, dan penuh referensi.

    Pendekatan total khas Maternal tetap terasa kuat. Identitas visual mereka hadir hingga ke detail terkecil dari desain menu, treatment es krim, sampai cutlery yang bahkan bisa dibawa pulang sebagai objek koleksi. Logo “threat” muncul sebagai penanda yang konsisten, mengikat seluruh pengalaman dalam satu bahasa visual yang solid.

    Dibuka mulai 13 April 2026, Maternal Cafe & Records bukan hanya ekspansi, tapi pernyataan: bahwa brand bisa hidup di luar produk, dan berkembang menjadi ruang yang mengakomodasi kultur, memori, dan kebiasaan sehari-hari.

Category: Cool Spots

  • Home
  • Cool Spots
Lebih dari Kafe, Maternal Disaster Bangun Ekosistem Musik dan Koleksi di Bandung
  • Jeurnals
  • April 13, 2026
  • 1 min read
  • 2009

Lebih dari Kafe, Maternal Disaster Bangun Ekosistem Musik dan Koleksi di Bandung

BrantaSepuluh Studio
  • Jeurnals
  • September 30, 2023
  • 2 min read
  • 1082

BrantaSepuluh Studio

Papila Kids Club Telah Resmi Dibuka
  • Jeurnals
  • September 18, 2023
  • 1 min read
  • 914

Papila Kids Club Telah Resmi Dibuka

Roti RW: “Bakery dan Breakfast Spot Alternatif yang Konsepnya Cukup Fresh”
  • Jeurnals
  • September 1, 2023
  • 2 min read
  • 309

Roti RW: “Bakery dan Breakfast Spot Alternatif yang Konsepnya Cukup Fresh”

Oaks: “One-stop-shop dimana kamu bisa menemukan apparel dari head-to-toe sampai ke pernak-pernik dan bodycare”
  • Jeurnals
  • August 19, 2023
  • 1 min read
  • 348

Oaks: “One-stop-shop dimana kamu bisa menemukan apparel dari head-to-toe sampai ke pernak-pernik dan bodycare”

Pecel Saestu: “Kedai Pecel Khas Jawa Timur dengan Nuansa serta Tambahan Menu Ala Jepang
  • Jeurnals
  • August 1, 2023
  • 2 min read
  • 463

Pecel Saestu: “Kedai Pecel Khas Jawa Timur dengan Nuansa serta Tambahan Menu Ala Jepang

Ton Kedai: “Sebuah kedai yang menyajikan makanan Asian fusion”
  • Jeurnals
  • July 19, 2023
  • 2 min read
  • 403

Ton Kedai: “Sebuah kedai yang menyajikan makanan Asian fusion”

Mental Vacation
  • Jeurnals
  • May 21, 2023
  • 1 min read
  • 357

Mental Vacation

996 Council
  • Jeurnals
  • May 1, 2023
  • 2 min read
  • 4397

996 Council

Cool Spots: Eye Eye Eye Studio
  • Jeurnals
  • April 16, 2023
  • 1 min read
  • 569

Cool Spots: Eye Eye Eye Studio

  • 1
  • 2
  • Next
The Purveyor of Alternative News - Jeurnals 2025