SOCA, sebuah brand otomotif lokal yang berfokus pada produk after-market Vespa berkolaborasi dengan Rapper Basboi, yang identik dengan Vespa sebagai hobi otomotifnya dalam sebuah project SOCA ICON.

SOCA ICON sendiri merupakan rancangan Vespa yang dihadirkan secara berkesinambungan oleh SOCA untuk menyebarkan gaya dari produk after-market Vespa buatan mereka yang mengusung bahasa desain yang casual, fun, ikonik dan elegan.

Dalam kolaborasinya yang bertajuk Cream Club, SOCA dan BASBOI mengimajinasikan ulang sebuah Ice Cream Shop dengan balutan warna krem yang diselaraskan dengan warna pink, dan biru ke dalam sebuah Vespa Sprint yang dilengkapi dengan signature velg R-AF dari SOCA berwarna stone-grey dan beberapa add-ons ikonik dari SOCA seperti Ducktail dan Sports Screen yang berwarna pink sekaligus diselesaikan dengan sentuhan terakhir pada leather seat dengan siluet sederhana bermotif kulit sapi sebagai aksen.

Cream Club menjadi kolaborasi lintas disiplin yang memadukan otomotif dengan fashion serta personality dan komunitas. Pada kolaborasi ini Cream Club juga meluncurkan kapsul koleksi yang berkolaborasi dengan Public Culture, sebuah label apparel asal Jakarta.

Cream Club dalam seri aparel dan merchandise nya kembali mengimajinasikan ulang sebuah ice cream shop ke dalam permainan grafisnya seperti bentuk desain menu, packaging ice cream, dan simbol
beruang sebagai logo ikonik mereka ke dalam rangkaian artikel yang menghadirkan T-Shirt, Hoodie, Short, dan sederet produk collectible mulai dari sticker pack, refreshener, keychain dan 3d printed lighter sleeve berbentuk karakter beruang yang ikonik.

Pada acara rilisnya, Cream Club akan membuka pop-up kios souvenir menirukan sebuah kios ice cream dan di sempurnakan oleh spesial menu ice cream yang di support oleh Papakibo Club dengan signature “Vanilla Oreo Crumbs†ice cream-nya. Kolaborasi ini akan dirilis dan dirayakan dengan pesta kecil bertempat di Dikolam, Kemang, pada 17 desember 2022 dengan nuansa festival kolam renang di musim panas dan turut diramaikan oleh Namoy Budaya, Iqbal Djoha, Kimoji dan juga Basboi yang akan melengkapi vibes dari keseruan kolabarasi ini. Selain itu, koleksi Cream Club juga akan tersedia secara online mulai hari Sabtu, 17 Desember 2022 di website Public Culture.












Balada Semburan Naga adalah sebuah track yang sangat danceable dan tentunya mengandung nuansa oriental, baik dari departemen visual dan melodi gitar nya. Kenapa kami memilih lagu ini sebagai salah satu artikel produk kolaborasi? Karena mendengar track ini langsung terbayang oleh kami hawaiian shirts ala gangster Hong Kong di film Chow Yun Fat era Hard Boiled dan A Better Tomorrow.
Tafsir Mistik adalah salah satu track yang stand out dalam album “Ombak Banyu Asmara”. Tentunya lagu ini memiliki aura mistis, dan juga lirik yang sedikit creepy ala The Panturas. Melihat visual video musik nya, kami pun langsung memutuskan untuk merespon lagu ini dengan design ala poster film horror ’80an yang hanya bisa kamu temukan di VHS atau Laserdisc.
Selain menjadi judul album, Ombak Banyu Asmara juga merupakan lagu penutup yang groovy. Sound surf rock dengan gitar reverb yang khas, diiringi dengan horn section yang epic membuat track instrumental ini menjadi favorit kita. Kita merespon lagu ini menjadi sebuah T-Shirt lengan pendek dengan design ala stiker angkutan umum dan ilustrasi truk yang sering melewati jalanan Pantura.
The Panturas adalah sebuah anomali yang unik: mereka adalah sebuah band surf rock yang lahir di dataran tinggi, lebih tepatnya di Jatinangor, Sumedang. Mungkin mereka adalah kolektif yang terlalu banyak mendengar soundtrack Pulp Fiction, atau sekumpulan nerd surf-rock yang masih menyimpan piringan hitam The Ventures atau The Shadows koleksi kakek-nenek nya. Tentunya jangan sampai kalian ketinggalan untuk mendapatkan capsule collection yang satu ini, karena kabarnya sangat terbatas..