Showcase Dongker di Surabaya bersama Lobby dengan judul “Distopia Cinta,” tidak hanya sekadar pertunjukan musik. Acara ini juga menjadi panggung bagi gelaran multi-disiplin yang diperkaya dengan produk parfum dari REVERSEAS yang berjudul sama, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai “LOVE DYSTOPIA.” Merujuk pada salah satu lirik lagu baru Dongker yang akan masuk dalam album perdana mereka tahun ini, acara ini memadukan tema “cinta terhadap sesuatu yang tidak semestinya.” Namun, keunikan Showcase ini tidak hanya terletak pada aspek musik, melainkan juga pada kolaborasi dengan Reverseas dalam menciptakan aroma parfum eksklusif.

 

Produk parfum utama yang dikembangkan oleh Reverseas memiliki aroma manis yang kuat, mencoba menginterpretasikan energi musik punk Dongker yang kasar dan penuh perlawanan. Campuran aromanya terdiri dari:
Top notes : Bergamot & Pink Pepper
Middle Notes : Clary Sage
Base Notes : Tonka Bean & Cocoa

Kolaborasi ini menampilkan enam artikel, yaitu parfum, dua kaos, celana baggy, topi, kalung, dan strap gitar. Seluruh rangkaian produk akan dirilis pada tanggal 21 Januari di Showcase Dongker yang akan diadakan di PosBloc Surabaya.

Dua band dengan generasi berbeda, Koil dan .Feast, telah bergabung dalam proyek kolaborasi dengan merilis ‘Tarian Penghancur Dunia Fantasi’. Dalam proyek ini, keduanya saling bertukar lagu, dengan Koil merekonstruksi lagu terkenal .Feast yang berjudul “Tarian Penghancur Raya”, sementara .Feast menggubah ulang lagu ikonik milik Koil, “Kenyataan Dalam Dunia Fantasi”. Tema utama dari proyek ini adalah tingkah laku manusia yang tamak, di mana “Tarian Penghancur Raya” berfokus pada hubungan manusia dengan lingkungan, sementara “Kenyataan Dalam Dunia Fantasi” membahas pertanyaan manusia terhadap negara yang mereka tinggali.

Kedua lagu ini mengalami transformasi yang luar biasa, dengan Koil menghadirkan perluasan emosi dalam “Tarian Penghancur Raya” dengan sentuhan musik rock pada era-nya Koil, sedangkan .Feast memberikan versi yang lebih tajam dan modern dari “Kenyataan Dalam Dunia Fantasi”. Perilisan split single ini menandai awal dari proyek musikal yang lebih besar dari Koil dan .Feast, yang akan menghadirkan sebuah single bersama yang masih dirahasiakan. Kolaborasi ini dianggap sebagai angin segar dan pencapaian penting dalam sejarah musik Indonesia, dengan Koil mewakili era keemasan mereka yang legendaris dan .Feast sebagai wajah baru dalam dunia rock masa kini. “Tarian Penghancur Dunia Fantasi” sudah dapat dinikmati secara digital melalui layanan streaming musik sejak Rabu, 20 September 2023.

Bagi kami, salah satu kolaborasi terbaik (yang paling diremehkan) mereka hingga saat ini adalah dengan Timberland pada tahun 2021, ketika label yang didirikan oleh Teddy Santis mengambil alih sepatu 3-eye Lug Boat Shoe milik Timberland. Iconic sejak tahun 1978, sepatu 3-eye Lug Boat Shoe Timberland mendapat pembaruan dan modifikasi sederhana yang berkarakter dari Aimé Leon Dore yang tersedia dalam 3 warna yang akan selalu menjadi timeless.

Terlepas dari upaya terbaik kami, semakin sulit untuk mengabaikan fakta bahwa Aimé Leon Dore sangat pandai dalam berkolaborasi. Kami belum tentu penggemar berat New Balance 550 mereka, atau bahkan pengagum berat Clarks Wallabees mereka, tetapi kami tahu kolaborasi yang bagus ketika saya melihatnya – dan sepertinya kolaborasi-kolaborasi menarik tersebut selalu melibatkan Aimé Leon Dore.

Sedikit latar belakang: Timberland pertama kali memperkenalkan sepatu perahu chunky 3-Eye yang sangat berpengaruh ini pada tahun 1978, menggabungkan bagian atas kulit buatan tangan premium dengan sol luar sepatu boot yang kokoh dari The Original Timberland Boot. Sekarang, lebih dari 45 tahun kemudian, itu tetap menjadi bahan pokok di lemari pakaian pria modern.

ALD dan Timberland bersatu kembali musim ini untuk tiga rilisan dari si cantik bermata 3, yang mendarat di toko dan online 19 Mei 2023. Pertama kali disinggung dalam lookbook SS23 ALD yang baru-baru ini dirilis, sepatu tersebut hadir dalam beberapa jalur warna yang diberi nama unik: Grape Leaf, Sleek White, dan Classic Black, serta mempertahankan semua catatan desain yang kamu harapkan dari salah satu siluet paling ikonik di Timberland. Namun, apakah kamu akan memasangkan sepatu ini di kaki atau tidak, kita semua pasti setuju bahwa tidak diragukan lagi, sepatu-sepatu ini memang timeless dan klasik.

 

Text by Aldy Kusumah

Bastards of Young adalah brand asal Bandung yang cukup prolifik dalam kolaborasi; beberapa kolaborasi mereka adalah dengan brand Maternal Disaster, seniman seperti Senikanji, Ken Terror dan Ykha Amelz, dan juga tentunya dengan beberapa band yang dirangkum dalam Bastards Music Series. Setelah berkolaborasi dengan Perunggu, The Panturas dan Diskoria, kali ini mereka berkolaborasi dengan Collapse, band alternative rock asal Bandung.

Untuk menggarap grafis pada artikel-artikel merchandise kali ini Bastards seperti biasa merespon lagu-lagu terbaru Collapse seperti “Them Chords”, “Born Again” dan tentunya “Violet Membran” yang baru saja dirilis video klipnya. Mereka juga menyajikan sesi wawancara eksklusif Collapse formasi terbaru ini, yang sepertinya memang belum pernah melakukan video interview di media lain. Untuk departemen fashion spread Bastards juga melakukan sesi foto dengan Collapse, dan juga merilis lookbook video yang berlokasi di Tokyo. Segera dapatkan capsule collection ini melalui kanal-kanal Bastards of Young.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Bastards of Young (@bastards_)

Warkop NYC kembali menghadirkan sebuah kolaborasi dan kali ini mereka menggandeng salah satu restoran nusantara asal Bandung, Merindu Canteen. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk mengobati rasa rindu warga Indonesia yang tinggal di New York City, serta memperkenalkan cita rasa nusantara kepada warga lokal. Seirama dengan tujuan kolaborasi, rupanya tujuan tersebut juga bertepatan dengan momentum bulan Ramadan yang identik dengan momen kebersamaan di kampung halaman yang bisa terobati melalui santapan khas nusantara. Kolaborasi ini akan berlangsung selama satu bulan mulai dari 31 Maret hingga 30 April 2023.

Uniknya, disamping image warung kopi (warkop) yang hanya menjual makanan seperti minuman dan mie instan, Warkop NYC justru kerap kali berkolaborasi dengan restoran di Indonesia untuk membawa cita rasa khas nusantara ke tanah Amerika Serikat tersebut. Nggak hanya itu, pada kolaborasi dengan Merindu Canteen kali ini, pengunjung juga akan dimanjakan dengan berbagai makanan dan minuman seperti Nasi Goreng Nugget, Nasi Ayam Kuning, Pisang Goreng, Mendoan, serta Es Cincau.

Menu-menu ini bisa dinikmati di Warkop NYC, yang berlokasi di 366 West 52nd Street, New York.

Poison Forever membuka awal tahun 2023, dengan meluncurkan koleksi terbaru dan berkolaborasi bersama band asal Jakarta, Avhath sebagai selebrasi atas konsistensinya selama 10 tahun kebelakang dengan berbagai pencapaian yang diraih dalam industri musik Indonesia.

Koleksi bernama HOUSE OF HORRORS ini ,merepresentasikan identitas Avhath yang dark, gloomy, dan horro tapi tetap dengan visual khas Poison. Kali ini Poison juga menggandeng grafis desainer asal Argentina,Alberto Perancho untuk mendesain seluruh artikel kolaborasi.

Koleksi ini menampilkan t-shirt,crewneck, shortpants, coach jacket dan tote bag. Semua artikel telah rilis pada Minggu,12Maret 2023. Koleksi ini sudah bisa didapatkan secara online diplatforme-commerce dan official website serta bisa didapatkan secara offline distore POISONFOREVER Jl.Gudang Selatan No.22B Merdeka, Sumur Bandung, Kota Bandung.

Common Frequencies menjadi tajuk kolaborasi antara Hijack Sandals dan Offtrack dengan mengedepankan identitas brand yang sangat mementingkan kualitas. Meskipun berasal dari dua negara yang berbeda industri yang berbeda, ada beberapa kesamaan di antara keduanya: kecintaan pada musik, identitas Asia Tenggara, dan dorongan untuk membangun komunitas di wilayahnya. Hijack Sandals bertujuan untuk melestarikan budaya sandal Indonesia, sedangkan Offtrack berupaya membantu merevitalisasi kancah musik lokal Singapura.

Koleksinya terdiri dari dua pasang Manic — siluet slip-on — dicelupkan ke dalam Warna oranye khas Offtrack dan biru phthalo Hijack. Sol oranye terang dihadirkan pada bagian bawah dan bagian atas biru, dengan kabel oranye melewati kait magnet FIDLOCK®. Sebaliknya, pasangan lainnya didominasi dengan warna hitam, kecuali garis batas biru dengan jahitan oranye sebagai aksen. Sebagai sentuhan terakhir, setiap sandal diakhiri dengan Offtrack pin enamel di tali depan. Selain itu ada juga kaus kaki dalam dua corak warna, dan apron yang dibuat khusus untuk tim Offtrack dengan edisi terbatas.

Common Frequencies akan dirilis online pada 28 Februari 2023. Dan akan diteruskan dengan peluncura di Offtrack pada 16 Maret menampilkan DJ dan set live dari Hijack Sandals dan Offtrack.

Modern Guns merupakan band dengan genre Melodic Hardcore, sedangkan GVFI adalah brand fashion yang terinspirasi oleh musik dan pantai. Maka dari itu kali ini GVFI mencoba merilis beberapa artikel, seperti tees, cagoule jacket, short pants. Diambil dari lagu “Letting Go” desain khas yang berhubungan dengan lagu tersebut sudah siap di pasarkan dan di miliki oleh kalian sebagai “pecinta” musik Hardcore. GVFI juga tidak lupa memasukan visual yang merepresentasikan lagu si “letting go” sendiri.

Produk kolaborasi ini tentunya tidak lepas dari fitur yang menunjang kalian untuk terlihat lebih keren tentunya, dengan cutting-an oversized yang khas dengan gaya hardcore sendiri. Tak lupa juga ada cagoule jacket dengan desain yang simple dan short pants yang sangat menarik.

GVFI x Modern Guns “Letting Go” reissue sudah bisa didapatkan melalui website GVFI 

Unit black metal/hardcore, Avhath berkolaborasi dengan brand street-wear asal Jakarta, Paradise Youth Club dalam mengeluarkan pedal overdrive yang bisa di pakai untuk gitar maupun bass, pedal ini
mereka beri judul PURE EVIL DRIVE.

Berangkat dari konsep signature sound Avhath, PURE EVIL DRIVE sendiri bukan ditujukan untuk merubah sound para gitaris dan bassis menjadi sound Avhath, karena kita sadar setiap musisi pasti punya sound signature mereka masing-masing. Konsep dari PURE EVIL DRIVE adalah menambahkan presence Avhath kedalam sound masing-masing pemilik pedal nya nanti. Selain pedal, PURE EVIL DRIVE juga menghadirkan 3 merchandise berupa 2 long sleeve dan short sleeve t-shirts dengan grafik yang diambil dari artwork pedal tersebut.

PURE EVIL DRIVE sudah bisa didapatkan melalui website paradiseyouthclub.com mulai hari Kamis, tanggal 29 Desember 2022. Video promosi untuk PURE EVIL DRIVE pun sudah bisa disaksikan di kanal Instagram Avhath & Paradise Youth Club, video ini di buat oleh Syndicate TV, melibatkan Harris Syn sebagai sutradara.