Vertical Abuse adalah band crossover hardcore/metal/punk yang beranggotakan Andy LA Jhon (vokal), Reza Septian (gitar), Oktav Mutter (drum), Anggara Pandu (bass), dan Reza Pratama (gitar). Mereka meracik komposisi dan aransmen musik yang tight atas hasil peleburan berbagai referensi mereka. Sebut saja: Integrity, Agnostic Front, Pro-Pain, END, Chamber, Meshuggah, Disembodied, Chimaira, Converge, Machine Head, Throwdown, Slayer, Entombed dan Bolt Thrower. Jika kalian menyukai salah satu atau semua band tadi, kemungkinan besar kalian akan menyukai album debut mereka yang bertitel “Jurnal Apokalips”.

Rupanya mereka memilih sound “modern” ala band-band Roadrunner Records dan djent kekinian, sehingga nuansa “hardcore” yang mereka tawarkan lebih versatile, heavy dan dark. Dibuka dengan intro instrumental ‘Suar Bala’ yang akan seakan mengagendakan bakal seperti apa warna album ini. Title track ‘Jurnal Apokalips’ bernuansa heavy dan groovy, lengkap dengan pinch harmonics ala djent di part akhir lagu. Track ke 3 ‘Delusi’ starts with a bang. Dimulai dari drumming yang bombastis dari Oktav, yang tentunya ditemani oleh permainan bass Anggara dan duo gitaris bernama Reza. ‘Garda Domestik Subversif” dimulai dengan pinch harmonics yang ikonik. Vokal Andy terasa prima di tack ini, dan setiap kata yang dia ucapkan pun terasa jelas pengucapannya pada saat bait “Satu komando berkarat / Melindungi siapa? / Melayani siapa?” diucapkan. Lirik anti-authoritarian mereka cukup menarik untuk disimak, sayang saja fonts yang digunakan di sleeve artworknya agak sulit terbaca, apalagi untuk yang sudah menggunakan kacamata plus. Track terakhir cukup menarik karena mereka mengkover lagu Integrity yang berjudul ‘Heavens Final War’. Intro alunan basslines yang heavy dan low sudah mengundang kita ke area hardcore gelap ala Integrity. Kurang menyimak lagu originalnya, tapi dari apa yang Vertical Abuse presentasikan disini, sepertinya kover ini cukup representatif. Overall, sebuah album yang menarik dengan kualitas produksi yang top notch. Album ini di produseri oleh VA & Luke Heartwork (Lose it All), dan artwork kover dikerjakan vokalis VA, Andy La John.

Text by Aldy Kusumah

Stereo Night Club adalah sebuah perhelatan yang diinisiasi oleh 2 program radio OZ yaitu Substereo dan Thursday Night Club. Acara kolaborasi antara Substereo dan TNC ini pun di kemudian hari akan menjadi sebuah perhelatan yang diadakan setiap bulan dengan line-up band yang berbeda. Untuk gigs perdana nya, Stereo Night Club memilih Vandal Bar sebagai venue, mungkin karena lokasinya yang strategis, area parkir yang luas dan sudah cukup dikenal juga sebagai tempat yang mengakomodir gigs-gigs seperti ini.

Line-up Stereo Night Club Vol. 1 ini cukup menarik: Vertical Abuse, Swarm, Iron Voltage dan Collapse. Vertical Abuse membakar panggung dengan fusion hardcore/metal/punk khas mereka. Walaupun crowd belum terlalu banyak dan belum “panas”, Vertical Abuse mampu menyajikan setlist yang cukup enerjik. Swarm tampil berikutnya dengan sajian screamo mereka. Band ini uniknya selalu membawa lampu-lampu berdiri untuk properti panggungnya, yang menambah kesan teatrikal dan gloomy. Swarm bermain rapih malam itu. Single “Kelambu di Tapal Batas” dibawakan dengan apik, dan mengajak crowd bernostalgia ke era tahun 2000an dimana band-band screamo merajalela.

Pada saat band thrash metal Iron Voltage bermain, crowd sudah memanas dan berdansa. Edy sang vokalis seakan memberi kode kepada para penonton untuk mengikutinya headbang sambil diiringi “Devastation” yang selalu menjadi andalan mereka saat perform. Pada saat Collapse naik ke panggung, Andika Surya dan cohorts nya membawakan “Cathedral”, dan salah satu lagu Collapse favorit saya “Chloe”. Pada saat “Cold November” berkumandang, para penonton sudah tidak bisa menahan keinginan mereka untuk stage dive dan crowd surfing, tampak beberapa security panik dan naik ke panggung karena mungkin belum terbiasa dengan pemandangan seperti itu. “Blood Bank” cover version Bon Iver pun dibawakan dengan apik malam itu.

Overall, sebuah acara perdana yang sukses. Stereo Night Club vol. 2 tentunya akan sangat dinantikan crowd yang pulang berbahagia malam itu.

 

Photos by Fabian Insan Faturrahmhan

Vertical Abuse merilis videoklip Senja Berkala yang merupakan single untuk full album Vertical Abuse yang akan dirilis oleh Disaster Records pada tahun 2023 mendatang. Merasa kurang puas dengan hasil recording versi demo, Senja Berkala mengalami perubahan dari segi karakter gitar & bass yang dibuat menjadi lebih heavy, drum yang diubah menjadi lebih agresif, lirik yang implisit serta karakter vokal baru jauh lebih growl & low dari demo yang sebelumnya. Aransemen terbaru ini menjadi kelahiran baru untuk konsep musik Vertical Abuse kedepannya.

Band yang beranggotakan Andy La Jhon, Reza Septian, Reza Pratama, Angga Pandu dan Oktav Mutter ini mengartikan “SenjaBerkala” sebagai fase seumur hidup dalam penderitaan menuju kematian datang berulang kali, sampai kematian dipaksa datang seperti penyelamat.