Kuartet R&B/hip-hop The Couch Club dari Bandung mengumumkan perilisan single terbaru mereka “Can’t See Us” sebagai pengantar dari album perdana mereka. Lagu ini menggambarkan pengalaman mereka yang seringkali merasa diremehkan. Bassist Vai Siagian dan vokalis Gally Glitch menekankan bahwa lagu ini menyampaikan pesan kepada mereka yang pernah diragukan, bahwa mereka memiliki potensi besar untuk mencapai apa yang mereka inginkan.

Album perdana The Couch Club akan menghadirkan perpaduan genre musik yang unik, mencerminkan keberagaman dan kreativitas band ini. Mereka berkomitmen untuk menciptakan musik yang menginspirasi, memberdayakan, dan memotivasi pendengar.


Single “Can’t See Us” sudah dapat didengarkan di berbagai platform streaming, dan video musiknya akan dirilis pada tanggal 25 Mei 2023. Informasi lebih lanjut mengenai tanggal perilisan album akan segera diumumkan melalui media sosial band.

Oxford Society merilis koleksi terbaru bertajuk Everblooming. Koleksi semi kasual ini menampilkan pakaian yang simple dan nyaman untuk digunakan sehari-hari. Antara lain seperti headgear, tops, bottoms, totebag, and outer yang dapat melengkapi kebutuhan dari ujung kepala hingga ujung kaki. Untuk memberikan kenyaman dalam memakai produknya, Oxford Society membuat desainnya minimalis dan juga pilihan warna soft yang membuat keseluruhan terlihat bersih dan sederhana.

Koleksi Everblooming dari Oxford Society sudah bisa dibeli melalui situs resmi oxfordsociety.co.

Setelah Flash Coffee membuka lebih dari 80 outlets di Jakarta. Pada pertengahan bulan Juli 2022 lalu, Flash Coffee membuka outlet di Braga City Walk, Bandung. Gerai tersebut merupakan gerai pertama yang buka di luar Jakarta. Untuk menandai eksistensinya di kota Kembang, Flash Coffee mengadakan Dare To Go Loud Live di Atrium Braga City Walk(13/7). Bandung menjadi kota pertama dari diadakannya Dare To Go Loud Live secara offline.

The Couch Club
Sunbath

Dare To Go Loud Live dibuka oleh penampilan dari The Couch Club yang tampil dengan set full band. Vai dkk sempat mengcover salah satu lagu dari Brockhampton sebelum mengakhiri penampilannya dengan lagu “It’s Me Again”. Unit 90’s alternative dari Bandung, Sunbath menjadi penampil berikutnya. Terlihat para sunbestie, panggilan fans dari Sunbath ikut bernyanyi bersama En di setiap lagu yang dibawakan oleh Sunbath. Sebagai penutup dari gelaran Dare To Go Loud ada penampilan dari The Milo. Pentolan band shoegaze asal Bandung yang sudah terbentuk dari tahun 1996 yang penampilannya selalu ditunggu. The Milo membawakan 9 lagu di Dare To Go Loud dan menutup penampilannya dengan lagu Daun Dan Ranting Menuju Surga.

The Milo

Salut untuk Flash Coffee yang telah sukses mengadakan Dare To Go Loud versi offline perdananya dengan line up yang bisa dibilang lintas generasi dan juga genre. Dare To Go Loud merupakan bentuk dukungan dari Flash Coffee untuk pergerakan musik di Bandung dan Indonesia. Kita tunggu Dare To Go Loud Live berikutnya.

 

Words by Firman Oktaviawan

Photos by Feri Alan

Thursday Night Club, sebuah program on air di Oz Radio Bandung merayakan eksistensinya yang telah berjalan satu tahun dengan mengadakan gelaran “A Year On Air Ceremony” di Vandal Gigs and Bar(4/7). Selain diadakan secara off air, Thursday Night Club “A Year On Air Ceremony” juga disiarkan secara langsung on air di 103,1 FM Oz Radio Bandung.

Thursday Night Club “A Year On Air Ceremony” dibuka oleh Arrived Consilium, unit dbeat asal Bandung. Arrived Consilium tampil dengan formasi baru dengan membawakan lagu-lagu yang ada di EP mereka yang bertajuk Pium. Setelah mendengarkan musik kencang, lalu ada The Couch Club yang membuat suasana menjadi chill. The Couch Club menampilkan set full band dengan dibantu oleh Emir (White Chorus) pada guitar dan Prama (Polyester Embassy, Lamebrain) mengisi drum. Nearcrush didaulat menjadi penampil ketiga di Thursday Night Club “A Year On Air Ceremony” yang tampil dengan full personil dengan drummer awal mereka. Pada saat lagu The Fountainhead Pallace, Nearcrush dibantu oleh Mixxit untuk mengisi departemen vocal. Terakhir ada sang iblis leksikon, Krowbar. Dj Evilcutz memberikan nuansa baru pada lagu-lagu Krowbar dengan mengaransemen ulang di beberapa part lagunya. Krowbar mengakhiri penampilannya dengan Senjata Pemuas Masal.

Nuansa yang intim dengan wajah-wajah familiar sangat kental mewarnai perayaan eksistensi di “udara” Thursday Night Club. Selamat ulang tahun Thursday Night Club!

 

Words by Firman Oktaviawan

Photos by Prita @darkofmoist_