Stereo Night Club adalah sebuah perhelatan yang diinisiasi oleh 2 program radio OZ yaitu Substereo dan Thursday Night Club. Acara kolaborasi antara Substereo dan TNC ini pun di kemudian hari akan menjadi sebuah perhelatan yang diadakan setiap bulan dengan line-up band yang berbeda. Untuk gigs perdana nya, Stereo Night Club memilih Vandal Bar sebagai venue, mungkin karena lokasinya yang strategis, area parkir yang luas dan sudah cukup dikenal juga sebagai tempat yang mengakomodir gigs-gigs seperti ini.

Line-up Stereo Night Club Vol. 1 ini cukup menarik: Vertical Abuse, Swarm, Iron Voltage dan Collapse. Vertical Abuse membakar panggung dengan fusion hardcore/metal/punk khas mereka. Walaupun crowd belum terlalu banyak dan belum “panas”, Vertical Abuse mampu menyajikan setlist yang cukup enerjik. Swarm tampil berikutnya dengan sajian screamo mereka. Band ini uniknya selalu membawa lampu-lampu berdiri untuk properti panggungnya, yang menambah kesan teatrikal dan gloomy. Swarm bermain rapih malam itu. Single “Kelambu di Tapal Batas” dibawakan dengan apik, dan mengajak crowd bernostalgia ke era tahun 2000an dimana band-band screamo merajalela.

Pada saat band thrash metal Iron Voltage bermain, crowd sudah memanas dan berdansa. Edy sang vokalis seakan memberi kode kepada para penonton untuk mengikutinya headbang sambil diiringi “Devastation” yang selalu menjadi andalan mereka saat perform. Pada saat Collapse naik ke panggung, Andika Surya dan cohorts nya membawakan “Cathedral”, dan salah satu lagu Collapse favorit saya “Chloe”. Pada saat “Cold November” berkumandang, para penonton sudah tidak bisa menahan keinginan mereka untuk stage dive dan crowd surfing, tampak beberapa security panik dan naik ke panggung karena mungkin belum terbiasa dengan pemandangan seperti itu. “Blood Bank” cover version Bon Iver pun dibawakan dengan apik malam itu.

Overall, sebuah acara perdana yang sukses. Stereo Night Club vol. 2 tentunya akan sangat dinantikan crowd yang pulang berbahagia malam itu.

 

Photos by Fabian Insan Faturrahmhan

Setelah sukses mengadakan Intimate Show pada bulan September lalu, No Exit Room kembali mengadakan gigs pada Jumat(11/11) di Kopi Kohi, Bandung. Untuk kali ini kolektif No Exit Room memberi tajuk “A Step Further Away” untuk gelarannya.

CAL photo By Fabian Insan Faturahman
EN Sunbath photo by Aditya Erawan

Dengan layout “panggung” yang tidak biasa, A Step Further Away dibuka oleh penampilan dari unit alternative rock asal Bandung Turmpike. Lagu-lagu seperti, “Window”, “I Don’t Know” sampai single terbaru Teman Lama dibawakan secara apik oleh Galuh dkk. Dilanjut oleh penampilan dari band 90’s alternative “ugal-ugalan” Sunbath yang berhasil memanaskan Kopi Kohi yang kala itu  sedang gerimis. Berikutnya ada Gilang bersama monikernya CAL yang tampil dengan set-nya termasuk lagu Covet dari Basement. Swarm didaulat sebagai penampil berikutnya. Swarm tampil penuh energi sepanjang set dan sempat juga mencover salah satu lagu dari Envy. Terakhir ada penampilan dari Sunlotus yang sedang mengadakan tour ke beberapa kota di Jawa. Sunlotus baru saja merilis single Glass-like Dreams dan split bersama Milledenials dalam bentuk kaset. Semua materi dari Sunlotus dibawakan pada malam itu.

Sunbath photo by Aditya Erawan
Sunlotus photo by Aditya Erawan

No Exit Room berhasil membuktikan bahwasanya membuat sebuah gigs dengan bantuan teman-teman masih bisa diselenggarakan dengan baik. Buktinya telah 2 gigs yang telah sukses diadakan oleh No Exit Room. Semoga akan ada gigs-gigs lain dari kawan-kawan kolektif No Exit Room.

 

Words by Firman Oktaviawan

Photos by Aditya Erawan and Fabian Insan Faturahman