Kuartet Indie Pop asal Lombok, The Dare baru saja merilis Single “ Kau Bukan Satu-Satunya Laki “ pada Juma’t (3/03). Setelah merilis single Semeti Medley pada tahun 2022, The Dare memutuskan untuk merilis single “Kau Bukan Satu-Satunya Laki“ sebuah lagu hasil mengaransemen ulang lagu dari Chily D’jempol yang sudah pernah dirilis oleh bandnya yang bernama D’voice pada tahun 2007 lalu. Lagu ini diproduseri langsung oleh Chily D’jempol (pencipta dari lagu tersebut), dari sejak awal mendengarkan The Dare dia sudah merasakan kecocokan akan lagu “Kau Bukan Satu-Satunya Laki“ untuk dinyanyikan kembali oleh The Dare.

Inti lagu ini bercerita tentang seorang primadona yang dipuja-puja, yang ketika menambatkan hatinya malah jadi tersia-sia, terjatuh tapi kemudian mampu bangkit membuka hati. Klise tapi sering terjadi di keseharian. Nuansa yang di sajikan dari lagu ini sangat kental dengan era musik pop indonesia era akhir ‘90an dan awal ‘2000an, untuk menjaga nuasanya orisinalitas musik aslinya, The Dare hanya menambahkan splash reverb plus ketukan khas The Dare. Departemen Artwork dikerjakan oleh Andreas Dany & Afif Naufal, sedangkan foto cover art dikerjakan oleh Kessha Bidari. Diproduseri oleh Timmy Adhipa yang juga manager dari The Dare, lagu ini pun dirilis sebagai pemanasan dari The Dare untuk EP yang akan rilis dalam waktu dekat.

Setelah sukses dengan Ms. Mondaine dan “Better Dayz”, Cito Gakso merilis single terbarunya berjudul “Punk Galore” yang merupakan single ke-3 dari daftar track yang akan masuk dalam upcoming debut albumnya yang direncanakan akan rilis pada bulan Juni 2023 mendatang. Pada rilisan kali ini Cito bekerja sama dengan Emir Mahendra dari White Chorus sebagai producer dan juga Gilang Dhafir sebagai co-producernya.

“Punk Galore” adalah luapan emosi dan pengekspresian diri dari seorang Cito Gakso. Mengombinasikan energi liar punk dan rima rima gaya hip hop, lagu ini dirancang untuk membangkitkan semangat pendengarnya, dengan nada gitar yang membuat perasaan bergejolak. “Punk Galore” adalah perwujudan dari punk rap/alternative hip hop dan menampilkan gaya serta kemampuan
musik Cito Gakso yang unik.

“PUNK GALORE” single dari Cito Gakso sudah bisa dinikmati di seluruh streaming platform, beserta Music Video yang disutradarai oleh Putra Baskoro yang akan tayang pada hari Minggu mendatang

 

Ali, unit trio cinematic-funk/soul asal Jakarta (Arswandaru, John Paul Patton, dan Absar Lebeh) kembali meluncurkan single terbaru dengan judul “Crystal Sand”. Single kali ini kembali lebih upbeat / uptempo dengan dentuman afrobeat yang mendominasi, serta masih dengan sentuhan funk dan lead gitar mid-eastern yang melodius sekaligus repetitif. Mood-booster
song mungkin tepat untuk menggambarkan single terbaru ini. Tentu interpretasi akan lagu ini kembali kepada para pendengar, bagaimana mereka akan memaknai dan menikmati lagu ini. Melalui rilisan ini Ali juga ingin menyampaikan bahwa ini merupakan single terakhir sebelum akhirnya mereka akan merilis full album dalam waktu dekat.

Crystal Sand sudah bisa dinikmati melalui semua platform musik digital.

KUARTET pop asal Bandung, ikkubaru melepas single baru bertajuk Lagoon diawal tahun 2023 ini. Rilisan dari Muhammad Iqbal (vokal dan gitar), Rizki Firdaussahlan (vokal dan gitar), Muhammad Fauzi Rahman (bas) dan Banon Gilang (drum) ini sebelumnya dirilis pertama kali di Jepang oleh label rekaman mereka disana, Hayabusa Landings, Ca VA? Records pada event tahunan, Record Day 2022 / レコードの日 2022 dibulan Desember tahun lalu dalam bentuk piringan hitam 7-inch.

Sama dengan single mereka sebelumnya, Summer Love Story, kali ini single terbaru Lagoon juga dilengkapi dengan lagu pendampingnya, The Four Seasons. Pendistribusian 7-inch vinyl-nya pun sampai ke Indonesia, karena rilisan Lagoon c/w The Four Seasons mulanya memang diperuntukkan secara khusus untuk pendengar ikkubaru di Jepang. Lagoon c/w The Four Seasons merupakan babak kedua ikkubaru pasca melepas album kedua.

Sedikit berbeda dengan karya-karya sebelumnya, materi lagu pada Lagoon c/w The Four Seasons ini menawarkan karakter gitar jazz fusion di bagian intro dan outro, namun masih terdengar kesan city pop, khas dari ikkubaru pada bagian refrain. Adapun pengaruh gaya musik dari musisi senior asal Jepang, Masayoshi Takanaka yang terdengar kental pada nomor Lagoon ini. Sedangkan untuk penulisan lirik, Muhammad Iqbal ingin menyampaikan perasaan seseorang akan keindahan sebuah Laguna atau danau di pinggir laut yang pada hakikatnya memang diimpikan setiap manusia untuk datang
ke “tempat” seperti itu.

Selain melibatkan label asal Jepang, dalam rilisan Lagoon c/w The Four Seasons ini, ikkubaru juga kembali melibatkan illustrator atau manga artist asal Negeri Matahari tersebut. Artist dimaksud bernama
Ryoichiro Kezuka yang kembali mereka tunjuk untuk menggarap ilustrasi untuk sampul rliisan. Illustrator yang sama dengan rilisan ikkubaru sebelumnya, Summer Love Story.

Piringan hitam 7 inch Lagoon c/w The Four Seasons dijual di Indonesia dalam jumlah sangat terbatas. Hanya tersebar di 5 kota besar di Jawa Barat dan Bali. Namun demikian, seluruh materi Lagoon c/w The
Four Seasons juga dapat dinikmati dalam format digital terhitung Jumat, 13 Januari 2023 di pelbagai layanan platform music, mulai dari Spotify, Apple Music, YouTube Music, Deezer dan lain sebagainya.

Setelah merilis videoklip Paralyzed pada akhir tahun 2022 lalu, Sunbath kembali dengan merilis single “Through It All” pada tanggal 5 Januari 2023. Pada single terbaru dari unit alternative rock asal Bandung ini bernuansa balada syahdu, dengan tempo sedang diluapkan secara lugas oleh En dkk.

Dari segi lirik “Through It All” yang ditulis oleh Nenden Yulistia Dewi dan Ivan Nugraha bercerita tentang adanya waktu dimana seseorang tenggelam dalam keterpurukan sampai menarik diri dari dunia dan merasa paling terluka. Sunbath melaui liriknya memgingatkan bahwa kita tak sendiri ketika merasa terpuruk. Saat membuka mata, ada orang-orang yang sayang dan peduli yang akan menyemangati dalam menjalani kehidupan.

Seperti single sebelumnya, Sunbath mempercayakan penggarapan recording “Through It All” di Funhouse Studia dan mixing mastering oleh Yoni. “Through It All” sudah bisa didengarkan diseluruh platform musih digital.

 

Setelah merilis EP perdananya pada November 2021 dan MS. MONDAINE pada 16 September lalu, Cito Gakso merilis single terbarunya yang berjudul Better Dayz. Single ke-2 dari daftar track yang akan masuk dalam upcoming debut albumnya tahun depan ini, Cito kembali bekerja sama dengan Vai Siagian dan Gilang Dhafir sebagai produser.

Better Dayz bercerita tentang mengejar cita – cita demi hari esok yang lebih baik dan juga suka duka perantauan yang tersirat dalam perjalanan hidup seorang Cito Gakso. Dirangkum apik dalam sebuah lagu yang cukup chill dari karakter musik Cito, BETTER DAYZ merupakan salah satu karya yang santai namun tetap memberikan warmth and enlightening hopefulness di dalamnya.


Better Dazy sudah bisa dinikmati di seluruh streaming platform kesayangan Anda beserta Music Video yang disutradarai oleh Nathanael Moss tayang pada Senin, 13 Desember 2022.