Setelah merilis 4 single dari November 2022 sampai Juli 2023, Cito Gakso baru saja merilis album yang berjudul "YOUR FAVORITE DEMO". Album perdana dari rapper, model dan visual artist ini berisi 12 trek dan melibatkan 6 produser, termasuk Cito Gakso sendiri. Di album ini, Cito juga berkolaborasi dengan beberapa artis Hip-Hop & RnB tanah air, seperti GALLYGLITCH, ATRiA dari The Couch Club, KidQuest, dan Isiah dari grup ENVY*.
Album "YOUR FAVORITE DEMO" adalah manifestasi ambisi dan impian Cito Gakso sebagai seorang musisi yang ingin menunjukkan eksistensinya. Album ini mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh kepercayaan diri, harapan, cinta, dan pahit manis. Dengan beragam instrumen dan switch beat pada setiap lagu, album ini menunjukkan sisi eksperimental Cito Gakso dan mengeksplorasi evolusi musikalitasnya sejak EP pertamanya, "In Dream Awake". Cito berharap album ini menjadi favorit para pendengarnya, dan ia menyatakan bahwa album ini menampilkan kematangan musikalitasnya tanpa kehilangan karakteristik khas Cito Gakso yang menyenangkan.
Setelah merilis 4 single dari November 2022 sampai Juli 2023, Cito Gakso baru saja merilis album yang berjudul "YOUR FAVORITE DEMO". Album perdana dari rapper, model dan visual artist ini berisi 12 trek dan melibatkan 6 produser, termasuk Cito Gakso sendiri. Di album ini, Cito juga berkolaborasi dengan beberapa artis Hip-Hop & RnB tanah air, seperti GALLYGLITCH, ATRiA dari The Couch Club, KidQuest, dan Isiah dari grup ENVY*.
Album "YOUR FAVORITE DEMO" adalah manifestasi ambisi dan impian Cito Gakso sebagai seorang musisi yang ingin menunjukkan eksistensinya. Album ini mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh kepercayaan diri, harapan, cinta, dan pahit manis. Dengan beragam instrumen dan switch beat pada setiap lagu, album ini menunjukkan sisi eksperimental Cito Gakso dan mengeksplorasi evolusi musikalitasnya sejak EP pertamanya, "In Dream Awake". Cito berharap album ini menjadi favorit para pendengarnya, dan ia menyatakan bahwa album ini menampilkan kematangan musikalitasnya tanpa kehilangan karakteristik khas Cito Gakso yang menyenangkan.
Setelah merilis 4 single dari November 2022 sampai Juli 2023, Cito Gakso baru saja merilis album yang berjudul "YOUR FAVORITE DEMO". Album perdana dari rapper, model dan visual artist ini berisi 12 trek dan melibatkan 6 produser, termasuk Cito Gakso sendiri. Di album ini, Cito juga berkolaborasi dengan beberapa artis Hip-Hop & RnB tanah air, seperti GALLYGLITCH, ATRiA dari The Couch Club, KidQuest, dan Isiah dari grup ENVY*.
Album "YOUR FAVORITE DEMO" adalah manifestasi ambisi dan impian Cito Gakso sebagai seorang musisi yang ingin menunjukkan eksistensinya. Album ini mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh kepercayaan diri, harapan, cinta, dan pahit manis. Dengan beragam instrumen dan switch beat pada setiap lagu, album ini menunjukkan sisi eksperimental Cito Gakso dan mengeksplorasi evolusi musikalitasnya sejak EP pertamanya, "In Dream Awake". Cito berharap album ini menjadi favorit para pendengarnya, dan ia menyatakan bahwa album ini menampilkan kematangan musikalitasnya tanpa kehilangan karakteristik khas Cito Gakso yang menyenangkan.
Setelah merilis 4 single dari November 2022 sampai Juli 2023, Cito Gakso baru saja merilis album yang berjudul "YOUR FAVORITE DEMO". Album perdana dari rapper, model dan visual artist ini berisi 12 trek dan melibatkan 6 produser, termasuk Cito Gakso sendiri. Di album ini, Cito juga berkolaborasi dengan beberapa artis Hip-Hop & RnB tanah air, seperti GALLYGLITCH, ATRiA dari The Couch Club, KidQuest, dan Isiah dari grup ENVY*.
Album "YOUR FAVORITE DEMO" adalah manifestasi ambisi dan impian Cito Gakso sebagai seorang musisi yang ingin menunjukkan eksistensinya. Album ini mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh kepercayaan diri, harapan, cinta, dan pahit manis. Dengan beragam instrumen dan switch beat pada setiap lagu, album ini menunjukkan sisi eksperimental Cito Gakso dan mengeksplorasi evolusi musikalitasnya sejak EP pertamanya, "In Dream Awake". Cito berharap album ini menjadi favorit para pendengarnya, dan ia menyatakan bahwa album ini menampilkan kematangan musikalitasnya tanpa kehilangan karakteristik khas Cito Gakso yang menyenangkan.
Setelah merilis 4 single dari November 2022 sampai Juli 2023, Cito Gakso baru saja merilis album yang berjudul "YOUR FAVORITE DEMO". Album perdana dari rapper, model dan visual artist ini berisi 12 trek dan melibatkan 6 produser, termasuk Cito Gakso sendiri. Di album ini, Cito juga berkolaborasi dengan beberapa artis Hip-Hop & RnB tanah air, seperti GALLYGLITCH, ATRiA dari The Couch Club, KidQuest, dan Isiah dari grup ENVY*.
Album "YOUR FAVORITE DEMO" adalah manifestasi ambisi dan impian Cito Gakso sebagai seorang musisi yang ingin menunjukkan eksistensinya. Album ini mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh kepercayaan diri, harapan, cinta, dan pahit manis. Dengan beragam instrumen dan switch beat pada setiap lagu, album ini menunjukkan sisi eksperimental Cito Gakso dan mengeksplorasi evolusi musikalitasnya sejak EP pertamanya, "In Dream Awake". Cito berharap album ini menjadi favorit para pendengarnya, dan ia menyatakan bahwa album ini menampilkan kematangan musikalitasnya tanpa kehilangan karakteristik khas Cito Gakso yang menyenangkan.
Setelah merilis 4 single dari November 2022 sampai Juli 2023, Cito Gakso baru saja merilis album yang berjudul "YOUR FAVORITE DEMO". Album perdana dari rapper, model dan visual artist ini berisi 12 trek dan melibatkan 6 produser, termasuk Cito Gakso sendiri. Di album ini, Cito juga berkolaborasi dengan beberapa artis Hip-Hop & RnB tanah air, seperti GALLYGLITCH, ATRiA dari The Couch Club, KidQuest, dan Isiah dari grup ENVY*.
Album "YOUR FAVORITE DEMO" adalah manifestasi ambisi dan impian Cito Gakso sebagai seorang musisi yang ingin menunjukkan eksistensinya. Album ini mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh kepercayaan diri, harapan, cinta, dan pahit manis. Dengan beragam instrumen dan switch beat pada setiap lagu, album ini menunjukkan sisi eksperimental Cito Gakso dan mengeksplorasi evolusi musikalitasnya sejak EP pertamanya, "In Dream Awake". Cito berharap album ini menjadi favorit para pendengarnya, dan ia menyatakan bahwa album ini menampilkan kematangan musikalitasnya tanpa kehilangan karakteristik khas Cito Gakso yang menyenangkan.
Setelah merilis 4 single dari November 2022 sampai Juli 2023, Cito Gakso baru saja merilis album yang berjudul "YOUR FAVORITE DEMO". Album perdana dari rapper, model dan visual artist ini berisi 12 trek dan melibatkan 6 produser, termasuk Cito Gakso sendiri. Di album ini, Cito juga berkolaborasi dengan beberapa artis Hip-Hop & RnB tanah air, seperti GALLYGLITCH, ATRiA dari The Couch Club, KidQuest, dan Isiah dari grup ENVY*.
Album "YOUR FAVORITE DEMO" adalah manifestasi ambisi dan impian Cito Gakso sebagai seorang musisi yang ingin menunjukkan eksistensinya. Album ini mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh kepercayaan diri, harapan, cinta, dan pahit manis. Dengan beragam instrumen dan switch beat pada setiap lagu, album ini menunjukkan sisi eksperimental Cito Gakso dan mengeksplorasi evolusi musikalitasnya sejak EP pertamanya, "In Dream Awake". Cito berharap album ini menjadi favorit para pendengarnya, dan ia menyatakan bahwa album ini menampilkan kematangan musikalitasnya tanpa kehilangan karakteristik khas Cito Gakso yang menyenangkan.
Setelah merilis 4 single dari November 2022 sampai Juli 2023, Cito Gakso baru saja merilis album yang berjudul "YOUR FAVORITE DEMO". Album perdana dari rapper, model dan visual artist ini berisi 12 trek dan melibatkan 6 produser, termasuk Cito Gakso sendiri. Di album ini, Cito juga berkolaborasi dengan beberapa artis Hip-Hop & RnB tanah air, seperti GALLYGLITCH, ATRiA dari The Couch Club, KidQuest, dan Isiah dari grup ENVY*.
Album "YOUR FAVORITE DEMO" adalah manifestasi ambisi dan impian Cito Gakso sebagai seorang musisi yang ingin menunjukkan eksistensinya. Album ini mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh kepercayaan diri, harapan, cinta, dan pahit manis. Dengan beragam instrumen dan switch beat pada setiap lagu, album ini menunjukkan sisi eksperimental Cito Gakso dan mengeksplorasi evolusi musikalitasnya sejak EP pertamanya, "In Dream Awake". Cito berharap album ini menjadi favorit para pendengarnya, dan ia menyatakan bahwa album ini menampilkan kematangan musikalitasnya tanpa kehilangan karakteristik khas Cito Gakso yang menyenangkan.
Setelah merilis 4 single dari November 2022 sampai Juli 2023, Cito Gakso baru saja merilis album yang berjudul “YOUR FAVORITE DEMO”. Album perdana dari rapper, model dan visual artist ini berisi 12 trek dan melibatkan 6 produser, termasuk Cito Gakso sendiri. Di album ini, Cito juga berkolaborasi dengan beberapa artis Hip-Hop & RnB tanah air, seperti GALLYGLITCH, ATRiA dari The Couch Club, KidQuest, dan Isiah dari grup ENVY*.
Album “YOUR FAVORITE DEMO” adalah manifestasi ambisi dan impian Cito Gakso sebagai seorang musisi yang ingin menunjukkan eksistensinya. Album ini mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh kepercayaan diri, harapan, cinta, dan pahit manis. Dengan beragam instrumen dan switch beat pada setiap lagu, album ini menunjukkan sisi eksperimental Cito Gakso dan mengeksplorasi evolusi musikalitasnya sejak EP pertamanya, “In Dream Awake”. Cito berharap album ini menjadi favorit para pendengarnya, dan ia menyatakan bahwa album ini menampilkan kematangan musikalitasnya tanpa kehilangan karakteristik khas Cito Gakso yang menyenangkan.
Setelah 8 tahun hiatus, Blur akhirnya merilis album kesembilan mereka, “The Ballad of Darrenâ€, yang dirilis pada Juli 2023. Damon Albarn menulis demo album ini di kamar-kamar hotel pada saat dia tour dengan proyek trip-hop nya, Gorillaz. LP berisi 10 lagu ini diproduksi oleh James Ford (Arctic Monkeys, Foals, Depeche Mode) dan direkam di Studio 13 di London dan Devon. Menurut Damon Albarn di press release nya, lagu ‘The Ballad’ adalah salah satu lagu yang ingin Damon selesaikan selama 25 tahun atas permintaan sahabatnya yang bernama Darren. Jadi ketika Blur menyelesaikan lagu itu, album ini hanya bisa memiliki satu judul – ‘The Ballad Of Darren’. Cover art untuk album ini menampilkan gambar kolam renang Gourock di Renfrewshire yang ditangkap oleh fotografer Inggris Martin Parr.
Hiatus sepertinya lekat dengan Blur, karena album kedelapan mereka yang sebelum ini juga (“The Magic Whipâ€, 2015), adalah album pertama mereka dalam dua belas tahun setelah “Think Tank†(2003) yang cukup revolusioner dalam segi sound. “Think Tank†yang diingat sebagai album Blur dengan kover Banksy ini adalah satu-satunya album Blur yang tidak mencantumkan Graham Coxon di credits, karena Coxon harus rehab karena ketergantungan alkohol pada saat produksi album. Damon Albarn dan kawan-kawan melanjutkan eksperimen mereka dengan suara elektronik dan juga dibentuk oleh minat Albarn yang tumbuh pada hip hop dan musik dunia via Gorillaz, “Think Tank†menampilkan karya gitar yang lebih minim. Coxon meninggalkan band selama sesi rekaman awal untuk Think Tank, dan Blur dibubarkan selama beberapa tahun setelah tur terkait album berakhir, dengan para anggota terlibat dalam proyek lain.
Apakah album “The Ballad of Darren†akan meneruskan eksperimen Blur di “Think Tank†atau akan lebih fun menyerupai sound di album “The Magic Whipâ€? Semoga Blur dapat melebur elemen-elemen Madchester dan shoegazing dari debut mereka (“Leisureâ€, 1991), tanpa melupakan Guitar pop Inggris ala the Kinks, The Beatles dan XTC, yang tampil dominan di “Modern Life Is Rubbish†(1993), “Parklife†(1994) dan “The Great Escape†(1995). Single “The Narcissist†adalah sebuah pop ballad dengan lagam vokal yang sedikit mengingatkan pada lagu Gorillaz ‘On Melancholy Hill’. Dibuka dengan intro gitar 2 chord yang simple, keseluruhan lagu ini terasa minimalis, diproduksi dengan baik dan tentunya mengobati rasa kangen para penggemar Blur. Single yang ditugaskan untuk menghangatkan suasana sebelum jadwal rilis ini juga semacam sebuah teaser kalau album ini sepertinya akan lebih dipenuhi pop ballad dan mengembalikan Blur ke sound era awal mereka. It’s a classic Blur’s song. What do you think?
Sejak awal kemunculannya Noin Bullet telah memainkan musik ska. 3rd wave ska merupakan konsep musik yang mendasari pembuatan karya karya musik .salah satu dedengkot musik ska asal Bandung ini. Sejak EP All Can Ska Can All yang kemudian di satukan untuk menjadi sebuah album bertajuk “Bebas” dan kemudian album “Manusia” Noin Bullet tetap konsisten memainkan musik ska.
Noin Bullet terakhir kali mengeluarkan album studio Di tahun 2001. Yang perlahan di susul dengan hengkang nya beberapa personil awal yang berakhir dengan vakum nya kegiatan band dalam berkarya. 22th kemudian sejak di rilisnya Album “Manusia” dengan beberapa personil baru yang membawa warna tersendiri akhirnya di tahun 2023 Noin Bullet bersama Fightfall Records merilis sebuah album studio bertajuk Be A King yang ber materikan 12 lagu.
Masih dengan konsep bermusik 3rd wave ska yang di mainkan dengan karakter bermusik Noin Bulletdan beberapa personil baru 12 materi yang terekam di album “Be A King” menyuguhkan materi yang sangat fresh untuk dimainkan dan di nikmati.
Album perdana Iron Voltage yang berjudul “Devastation†rilis Kamis,1 Desember 2022 dalam format CD. Iron Voltage mencoba menaikkan kembali volume thrash metal oldskool yang belakangan seolah senyap dari rotasi genre diranah musik ekstrim tanah air.
Meski diisi oleh sejumlah personel yang juga illustrator, Iron Voltage mempercayakan visual estetik sampul album kepada seorang illustrator asal Italia Velio Josto yang juga telah membuat sampul album band kenamaan seperti; Vulture,Alkoholizer, Cruel Force, hingga Enforcer.
Secara garis besar Album Devastation menceritakan masa-masa gelap di tengah perang dunia ke-2 terjadi. Begitu banyak kehancuran dan korban jiwa yang berjatuhan. Masa itu merupakan masa dimana hasrat para pemimpin dunia membuncah untuk berkuasa dengan menyodorkan pion-pion budak untuk berperang. Prajurit maju bertempur membawa delusinasionalisme, menanggalkan rasa iba dan kemanusiaan, membunuh atau dibunuh.
Devastation, album perdana Iron Voltage sudah bisa didapatkan melalui instagram @dsstrrecs, marketplace Disaster Records dan juga seluruh flagship store Maternal Disaster.
Setelah merilis Transition pada tahun 2017 lalu, Rafi Muhammad Drummer sekaligus produser asal Jakarta kembali dengan secara resmi merilis mini album bertajuk Laugher Master pada Jumat (18/11) lalu.
Mini album yang bernuansa jazz, afro, house hingga hip hop ini diproduseri oleh Rafi sendiri, ia merekamnya secara live bersama tiga musisi yang juga sahabatnya: Nikita Dompas (gitar), Kevin Suwandhi (synth bass, keyboard), dan Kuba Skowroński (saksofon). Mereka berempat merekamnya secara live di Syaelendra Studio, Jakarta Selatan, dalam waktu satu hari pada pertengahan Januari 2022. Rafi
Muhammad menggarap keempat materi tersebut bersama Doni Joesran, salah satu personel trio jazz/leftfield/electronica asal Jakarta, Batavia Collective. Dan proses mixing-nya dilakukan oleh Randy MP dan mastering digarap oleh Viki Vikranta dari Kelompok Penerbang Roket.
Melalui rilis pers, Rafi Muhammad menceritakan bahwa banyak perbedaan dalam aransemen, proses kreatif, dan rekaman antara Transition dengan Laughter Master. Ia mengatakan bahwa dalam EP terbarunya ini ia tidak ingin terlalu banyak berpikir dalam mengambil keputusan. “Kayak mau bikin musik, ya sudah bikin musik aja gitu. Apa yang gua suka. Kalau dulu mungkin gua kayak terlalu nyari rasa sakitnya di mana untuk ngebikin lagu. Atau mungkin dulu gua terlalu nyari suasana untuk bikin lagu gitu kali ya. Kalau sekarang inspirasi gua juga nggak harus dari kepahitan atau kebahagiaan gua. Jadi kalau sekarang di saat gua pengin bikin lagu, ya gua bikin yang maksimal saja,†ungkap Rafi.
Laughter Master sudah bisa didengarkan disemua platform media streaming musik digital