Seorang ayah yang ingin memperbaiki hubungan dengan putrinya yang merasa terasingkan didunianya digambarkan oleh Nearcrush melalui videoklip Kelana Kirana. Lagu ini bercerita mengenai dinamika berkeluarga yang kadang terjadi miss komunikasi ataupun ketidak harmonisan hubungan antara orang tua dan anaknya.
Bila dari iriknya, pada dasarnya merupakan sebuah nasihat dari seorang ayah untuk putrinya. Video musik juga menceritakan kisah seorang ayah dan putrinya yang mencoba memperbaiki hubungan mereka yang tidak harmonis, menjadi semakin sulit seiring dengan pertumbuhan anaknya.
Malam menjadi katalis untuk membentuk hubungan dan menjadi keluarga yang utuh lagi. Pengalaman bersama merokok dan menyanyi karaoke memicu rekonsiliasi, menawarkan momen penyembuhan dari jarak diantara mereka.
Seorang ayah yang ingin memperbaiki hubungan dengan putrinya yang merasa terasingkan didunianya digambarkan oleh Nearcrush melalui videoklip Kelana Kirana. Lagu ini bercerita mengenai dinamika berkeluarga yang kadang terjadi miss komunikasi ataupun ketidak harmonisan hubungan antara orang tua dan anaknya.
Bila dari iriknya, pada dasarnya merupakan sebuah nasihat dari seorang ayah untuk putrinya. Video musik juga menceritakan kisah seorang ayah dan putrinya yang mencoba memperbaiki hubungan mereka yang tidak harmonis, menjadi semakin sulit seiring dengan pertumbuhan anaknya.
Malam menjadi katalis untuk membentuk hubungan dan menjadi keluarga yang utuh lagi. Pengalaman bersama merokok dan menyanyi karaoke memicu rekonsiliasi, menawarkan momen penyembuhan dari jarak diantara mereka.
Seorang ayah yang ingin memperbaiki hubungan dengan putrinya yang merasa terasingkan didunianya digambarkan oleh Nearcrush melalui videoklip Kelana Kirana. Lagu ini bercerita mengenai dinamika berkeluarga yang kadang terjadi miss komunikasi ataupun ketidak harmonisan hubungan antara orang tua dan anaknya.
Bila dari iriknya, pada dasarnya merupakan sebuah nasihat dari seorang ayah untuk putrinya. Video musik juga menceritakan kisah seorang ayah dan putrinya yang mencoba memperbaiki hubungan mereka yang tidak harmonis, menjadi semakin sulit seiring dengan pertumbuhan anaknya.
Malam menjadi katalis untuk membentuk hubungan dan menjadi keluarga yang utuh lagi. Pengalaman bersama merokok dan menyanyi karaoke memicu rekonsiliasi, menawarkan momen penyembuhan dari jarak diantara mereka.
Seorang ayah yang ingin memperbaiki hubungan dengan putrinya yang merasa terasingkan didunianya digambarkan oleh Nearcrush melalui videoklip Kelana Kirana. Lagu ini bercerita mengenai dinamika berkeluarga yang kadang terjadi miss komunikasi ataupun ketidak harmonisan hubungan antara orang tua dan anaknya.
Bila dari iriknya, pada dasarnya merupakan sebuah nasihat dari seorang ayah untuk putrinya. Video musik juga menceritakan kisah seorang ayah dan putrinya yang mencoba memperbaiki hubungan mereka yang tidak harmonis, menjadi semakin sulit seiring dengan pertumbuhan anaknya.
Malam menjadi katalis untuk membentuk hubungan dan menjadi keluarga yang utuh lagi. Pengalaman bersama merokok dan menyanyi karaoke memicu rekonsiliasi, menawarkan momen penyembuhan dari jarak diantara mereka.
Seorang ayah yang ingin memperbaiki hubungan dengan putrinya yang merasa terasingkan didunianya digambarkan oleh Nearcrush melalui videoklip Kelana Kirana. Lagu ini bercerita mengenai dinamika berkeluarga yang kadang terjadi miss komunikasi ataupun ketidak harmonisan hubungan antara orang tua dan anaknya.
Bila dari iriknya, pada dasarnya merupakan sebuah nasihat dari seorang ayah untuk putrinya. Video musik juga menceritakan kisah seorang ayah dan putrinya yang mencoba memperbaiki hubungan mereka yang tidak harmonis, menjadi semakin sulit seiring dengan pertumbuhan anaknya.
Malam menjadi katalis untuk membentuk hubungan dan menjadi keluarga yang utuh lagi. Pengalaman bersama merokok dan menyanyi karaoke memicu rekonsiliasi, menawarkan momen penyembuhan dari jarak diantara mereka.
Seorang ayah yang ingin memperbaiki hubungan dengan putrinya yang merasa terasingkan didunianya digambarkan oleh Nearcrush melalui videoklip Kelana Kirana. Lagu ini bercerita mengenai dinamika berkeluarga yang kadang terjadi miss komunikasi ataupun ketidak harmonisan hubungan antara orang tua dan anaknya.
Bila dari iriknya, pada dasarnya merupakan sebuah nasihat dari seorang ayah untuk putrinya. Video musik juga menceritakan kisah seorang ayah dan putrinya yang mencoba memperbaiki hubungan mereka yang tidak harmonis, menjadi semakin sulit seiring dengan pertumbuhan anaknya.
Malam menjadi katalis untuk membentuk hubungan dan menjadi keluarga yang utuh lagi. Pengalaman bersama merokok dan menyanyi karaoke memicu rekonsiliasi, menawarkan momen penyembuhan dari jarak diantara mereka.
Seorang ayah yang ingin memperbaiki hubungan dengan putrinya yang merasa terasingkan didunianya digambarkan oleh Nearcrush melalui videoklip Kelana Kirana. Lagu ini bercerita mengenai dinamika berkeluarga yang kadang terjadi miss komunikasi ataupun ketidak harmonisan hubungan antara orang tua dan anaknya.
Bila dari iriknya, pada dasarnya merupakan sebuah nasihat dari seorang ayah untuk putrinya. Video musik juga menceritakan kisah seorang ayah dan putrinya yang mencoba memperbaiki hubungan mereka yang tidak harmonis, menjadi semakin sulit seiring dengan pertumbuhan anaknya.
Malam menjadi katalis untuk membentuk hubungan dan menjadi keluarga yang utuh lagi. Pengalaman bersama merokok dan menyanyi karaoke memicu rekonsiliasi, menawarkan momen penyembuhan dari jarak diantara mereka.
Seorang ayah yang ingin memperbaiki hubungan dengan putrinya yang merasa terasingkan didunianya digambarkan oleh Nearcrush melalui videoklip Kelana Kirana. Lagu ini bercerita mengenai dinamika berkeluarga yang kadang terjadi miss komunikasi ataupun ketidak harmonisan hubungan antara orang tua dan anaknya.
Bila dari iriknya, pada dasarnya merupakan sebuah nasihat dari seorang ayah untuk putrinya. Video musik juga menceritakan kisah seorang ayah dan putrinya yang mencoba memperbaiki hubungan mereka yang tidak harmonis, menjadi semakin sulit seiring dengan pertumbuhan anaknya.
Malam menjadi katalis untuk membentuk hubungan dan menjadi keluarga yang utuh lagi. Pengalaman bersama merokok dan menyanyi karaoke memicu rekonsiliasi, menawarkan momen penyembuhan dari jarak diantara mereka.
Seorang ayah yang ingin memperbaiki hubungan dengan putrinya yang merasa terasingkan didunianya digambarkan oleh Nearcrush melalui videoklip Kelana Kirana. Lagu ini bercerita mengenai dinamika berkeluarga yang kadang terjadi miss komunikasi ataupun ketidak harmonisan hubungan antara orang tua dan anaknya.
Bila dari iriknya, pada dasarnya merupakan sebuah nasihat dari seorang ayah untuk putrinya. Video musik juga menceritakan kisah seorang ayah dan putrinya yang mencoba memperbaiki hubungan mereka yang tidak harmonis, menjadi semakin sulit seiring dengan pertumbuhan anaknya.
Malam menjadi katalis untuk membentuk hubungan dan menjadi keluarga yang utuh lagi. Pengalaman bersama merokok dan menyanyi karaoke memicu rekonsiliasi, menawarkan momen penyembuhan dari jarak diantara mereka.
Setelah merilis debut album “Bloodsports and Modern Arts†di tahun 2021, Nearcrush kembali lagi ke dapur rekaman untuk merekam mini album terbarunya yang diberi titel “Saturasi EPâ€. Setelah berpartisipasi dalam 2 kompilasi yang mengcover Pure Saturday (‘Langit Terbuka Luas, Mengapa Tidak Pikiranku Pikiranmu?’) dan Sajama Cut (‘Season Finale’), rupanya Nearcrush sudah siap untuk kembali menggarap materi barunya. EP ini akan dirilis oleh Disaster Records di tahun ini, dan untuk menghangatkan suasana, Maternal Disaster, Disaster Records dan Nearcrush merilis single pertamanya dalam bentuk video, dan akan menyusul versi digital streamingnya di Akhir April.
Untuk menggarap video klip ini, Nearcrush dan Disaster Records mengajak PH Ideas Crtv yang sebelumnya sudah menggarap video klip Collapse dan Sunbath juga. Dengan konsep yang sederhana, video klip ini hanya menggambarkan suasana pesta dan elemen-elemen di dalamnya. MV ini di shoot di sebuah villa di kawasan Lembang dengan extras yang cukup ramai. Beberapa cameo extras didalamnya adalah Krowbar dan Mayatschism (Aneka Ria Petaka), Emir dan Friska dari White Chorus, CAL, Vai Siagian (The Couch Club), Gildhaf (The Sugar Spun) dan tentunya En dari Sunbath yang juga mengisi vokal di lagu ini. Sambil menunggu EP mereka rilis, kalian bisa menyaksikan MV ini di channel Youtube Maternal Disaster.
Setelah hampir 10 tahun lebih tidak menyaksikan performa live Sajama Cut, gigs intim mereka hadir di Bandung. Sebuah event launching CD Tribute Sajama Cut yang dirilis oleh Oblivion Records dan Disaster Records. Event apik ini pun diprakarsai oleh mereka. Menariknya band-band yang tampil mengkover lagu-lagu Sajama Cut dalam kompilasi ini bisa dibilang lintas genre. Dari Neonomora, Lomba Sihir, Sal Priadi, Ade Paloh (Sore) ft. Costaroy, Texpack, Adrian Adioetomo & Daniel Mardhany sampai Polka Wars ada disini dengan reinterpretasi mereka masing-masing. Dari Bandung juga ada beberapa band seperti Polyester Embassy, Nearcrush, Ikkubaru dan Muchos Libre yang tentunya berbagi panggung juga dengan Sajama Cut di gigs ini.
Muchos Libre
Perhelatan ini berlokasi di IFI Bandung yang cukup sering menjadi pilihan lokasi dari event-event Maternal Disaster dan Disaster Records. Ada beberapa merch table dari Oblivion Records yang menjual merch Sunbath, Nearcrush sampai Forgotten. Disampingnya ada merch table dari Disaster Records yang menjual T-shirt dengan design logo baru mereka, dan tentunya T-Shirt dan CD Sajama Cut yang eksklusif. Para pengunjung juga bisa mendapatkan poster dan stiker Sajama Cut gratis di table ini. Terlihat juga merch table dari Ikkubaru dan Muchos Libre didekat pintu backstage.
IkkubaruNearcrush
Penampil pertama adalah Muchos Libre dengan punk rock ugal-ugalan nya. Mereka juga membawakan kover lagu Sajama Cut “Tekstur Kulit Wanita Kaya-Raya†yang menurut akun IG mereka akan dibawakan pertama dan terakhir kalinya di gigs ini. Penampil kedua Ikkubaru cukup menarik dengan sajian City Pop nya. Mereka mengkover juga “Paintings/Pantings†dari Sajama Cut dan “Star Guitar†dari Chemical Brothers. Penampil ketiga adalah Nearcrush dengan presentasi musik alt-rock’ 90s mereka. Sound mereka terdengar sedikit lebih berisik dan raw dari kedua penampil sebelumnya. Selain membawakan materi dari debut album “Bloodsports & Modern Arts†yang dirilis oleh Disaster Records, mereka juga sempat mengkover lagu “Head in the Ceiling Fan†dari Title Fight. Lagu kover Sajama Cut mereka “Season Finale†dibawakan juga, yang di album kompilasi menampilkan permainan drum dari Andika Surya (Collapse). Penampil terakhir sebelum SC adalah Polyester Embassy yang tentunya selalu apik dalam soal sound dan performa. Mereka membawakan “Adegan Ranjang 1981â¤ï¸ 1982†versi remix. Tentunya kedua lagu penutup dari Elang Eby dan kawan-kawan akan menganti rasa rindu kalian pada Polem: “Faded Blur†dan “Polypanic Rooms†yang sound gitar dan intro bass nya sangat ikonik.
Polyester EmbassySajama Cut
Perhelatan ini ditutup oleh penampilan apik dari Sajama Cut. Hampir kebanyakan materi upbeat dari album “Godsigma†mereka bawakan. Formasi Sajama Cut yang kali ini sepertinya adalah formasi tersolid mereka so far. Dengan Aldrian Risjad (Gitar), Arta Kurnia (bass), Dewandra Danishwara (Gitar), Daniel Hasu (Keyboard), Adam Rinando (Drum) dan tentunya the one and only Marcel Thee, satu-satunya founding member yang masih ada di Sajama Cut dari awal sampai sekarang. Permainan gitar duo Aldrian dan Danish sangat mengkomplemen satu sama lain, dan tentunya permainan drum Adam yang sangat powerful dan teknikal, sangat cocok membawakan materi-materi lagu baru dari “Godsigmaâ€. Bahkan lagu “Less Afraid†dari soundtrack Janji Joni pun terasa lebih enerjik dengan drumming style Adam. Mereka juga membawakan beberapa lagu dari ‘Osaka Journals’ juga seperti “Alibiâ€, “Less Afraidâ€, “Fin†dan “Fallen Japaneseâ€. Jokes-jokes sarkastik Marcel dan stage banter-nya dengan Aldrian cukup membuat penonton terhibur di Sabtu Malam itu. Hujan deras di luar pun tidak terasa dengan setlist SC yang sangat upbeat. Penampilan SC malam itu diitutup dengan “Terbaring Di Pundak Pesawat, Termakan Api, Terlentang, Tersenyumâ€.
Sajama Cut
Malam itu memang pengunjung tidak terlalu ramai yang mungkin dikarenakan karena bentrok juga dengan beberapa acara pada hari itu, dan juga derasnya hujan. Tapi tidak apa-apa, Sajama Cut memang sudah memiliki niche-marketnya sendiri, dan sedikit obscure. Hal itu dibuktikan dengan mayoritas pengunjung yang sepertinya sudah hafal lirik dan materi-materi lagu mereka. Seperti liner notes yang ada di kover CD kompilasinya: “Buat apa juga punya ribuan fans tapi cuma hafal “Less Afraid†kan?â€
Musik di Taman sukses hadir dengan konsisten setiap minggunya dengan menyajikan panggung intimate show dengan vibes sejuk di taman. Kali ini bertempat di Kopi Kohi di bilangan Jl Riau, Bandung, pada hari Sabtu(27/8) Musik di Taman yang hadir atas kerjasama Kopi Kohi dan Waves Entertainment menghadirkan Intimate Show Nearcrush yang merayakan satu tahun debut album Bloodsports and Modern Arts.
Musik di Taman Intimate Showcase Nearcrush dibuka oleh Plastisin, kuartet asal Bandung yang baru merilis single “Optik & Suaraâ€. Berikutnya, ada Eazz solo project dari Alfi (Prejudize) dengan nuansa musik dreamy dan pengaruh shoegaze yang kental. Eazz membawakan single terbaru “Thank You For My Lucky Starâ€, sempat meng cover lagu “Vapour Trail†dari Ride dan mengakhiri penampilannya dengan lagu “Golden Hair†dari Slowdive.
Proyek solo alter ego dari Gilanghade, Cal tampil setelah Eazz dengan membawakan lagu-lagu yang ada di EP Anthracite Grey dan juga membawakan Pine dari Basement. Lalu ada penampilan dari Clara dan Emir yang tergabung dalam unit electro pop, White Chorus.
Terakhir, sebagai penutup ada yang punya hajat Nearcrush yang membuka set-nya dengan lagu Ocean’s Depth. Total tujuh lagu dibawakan oleh Kevin dkk, termasuk satu lagu dari Title Fight “Head in the Ceiling Fanâ€. Musik di Taman Intimate Showcase Nearcrush ditutup oleh lagu “Hazy Dayâ€.
Musik di Taman Intimate Showcase Nearcrush terasa intim dengan tidak adanya level atau panggung. Jadi, penonton dan band yang tampil terasa tidak ada yang membatasi. Nearcrsuh sempat membagikan lirik sheet agar bisa bernyanyi bersama. Kita tunggu intimate showcase siapa lagi yang akan hadir di Musik di Taman.
Thursday Night Club, sebuah program on air di Oz Radio Bandung merayakan eksistensinya yang telah berjalan satu tahun dengan mengadakan gelaran “A Year On Air Ceremony†di Vandal Gigs and Bar(4/7). Selain diadakan secara off air, Thursday Night Club “A Year On Air Ceremony†juga disiarkan secara langsung on air di 103,1 FM Oz Radio Bandung.
Thursday Night Club “A Year On Air Ceremony†dibuka oleh Arrived Consilium, unit dbeat asal Bandung. Arrived Consilium tampil dengan formasi baru dengan membawakan lagu-lagu yang ada di EP mereka yang bertajuk Pium. Setelah mendengarkan musik kencang, lalu ada The Couch Club yang membuat suasana menjadi chill. The Couch Club menampilkan set full band dengan dibantu oleh Emir (White Chorus) pada guitar dan Prama (Polyester Embassy, Lamebrain) mengisi drum.Nearcrush didaulat menjadi penampil ketiga di Thursday Night Club “A Year On Air Ceremony†yang tampil dengan full personil dengan drummer awal mereka. Pada saat lagu The Fountainhead Pallace, Nearcrush dibantu oleh Mixxit untuk mengisi departemen vocal. Terakhir ada sang iblis leksikon, Krowbar. Dj Evilcutz memberikan nuansa baru pada lagu-lagu Krowbar dengan mengaransemen ulang di beberapa part lagunya. Krowbar mengakhiri penampilannya dengan Senjata Pemuas Masal.
Nuansa yang intim dengan wajah-wajah familiar sangat kental mewarnai perayaan eksistensi di “udara†Thursday Night Club. Selamat ulang tahun Thursday Night Club!