Setelah sukses mengadakan Intimate Show pada bulan September lalu, No Exit Room kembali mengadakan gigs pada Jumat(11/11) di Kopi Kohi, Bandung. Untuk kali ini kolektif No Exit Room memberi tajuk “A Step Further Away” untuk gelarannya.

CAL photo By Fabian Insan Faturahman
EN Sunbath photo by Aditya Erawan

Dengan layout “panggung” yang tidak biasa, A Step Further Away dibuka oleh penampilan dari unit alternative rock asal Bandung Turmpike. Lagu-lagu seperti, “Window”, “I Don’t Know” sampai single terbaru Teman Lama dibawakan secara apik oleh Galuh dkk. Dilanjut oleh penampilan dari band 90’s alternative “ugal-ugalan” Sunbath yang berhasil memanaskan Kopi Kohi yang kala itu  sedang gerimis. Berikutnya ada Gilang bersama monikernya CAL yang tampil dengan set-nya termasuk lagu Covet dari Basement. Swarm didaulat sebagai penampil berikutnya. Swarm tampil penuh energi sepanjang set dan sempat juga mencover salah satu lagu dari Envy. Terakhir ada penampilan dari Sunlotus yang sedang mengadakan tour ke beberapa kota di Jawa. Sunlotus baru saja merilis single Glass-like Dreams dan split bersama Milledenials dalam bentuk kaset. Semua materi dari Sunlotus dibawakan pada malam itu.

Sunbath photo by Aditya Erawan
Sunlotus photo by Aditya Erawan

No Exit Room berhasil membuktikan bahwasanya membuat sebuah gigs dengan bantuan teman-teman masih bisa diselenggarakan dengan baik. Buktinya telah 2 gigs yang telah sukses diadakan oleh No Exit Room. Semoga akan ada gigs-gigs lain dari kawan-kawan kolektif No Exit Room.

 

Words by Firman Oktaviawan

Photos by Aditya Erawan and Fabian Insan Faturahman

Musik di Taman sukses hadir dengan konsisten setiap minggunya dengan menyajikan panggung intimate show dengan vibes sejuk di taman. Kali ini bertempat di Kopi Kohi di bilangan Jl Riau, Bandung, pada hari Sabtu(27/8) Musik di Taman yang hadir atas kerjasama Kopi Kohi dan Waves Entertainment menghadirkan Intimate Show Nearcrush yang merayakan satu tahun debut album Bloodsports and Modern Arts.

Musik di Taman Intimate Showcase Nearcrush dibuka oleh Plastisin, kuartet asal Bandung yang baru merilis single “Optik & Suara”. Berikutnya, ada Eazz solo project dari Alfi (Prejudize) dengan nuansa musik dreamy dan pengaruh shoegaze yang kental. Eazz membawakan single terbaru “Thank You For My Lucky Star”, sempat meng cover lagu “Vapour Trail” dari Ride dan mengakhiri penampilannya dengan lagu “Golden Hair” dari Slowdive.

Proyek solo alter ego dari Gilanghade, Cal tampil setelah Eazz dengan membawakan lagu-lagu yang ada di EP Anthracite Grey dan juga membawakan Pine dari Basement. Lalu ada penampilan dari Clara dan Emir yang tergabung dalam unit electro pop, White Chorus.

Terakhir, sebagai penutup ada yang punya hajat Nearcrush yang membuka set-nya dengan lagu Ocean’s Depth. Total tujuh lagu dibawakan oleh Kevin dkk, termasuk satu lagu dari Title Fight “Head in the Ceiling Fan”. Musik di Taman Intimate Showcase Nearcrush ditutup oleh lagu “Hazy Day”.

Musik di Taman Intimate Showcase Nearcrush terasa intim dengan tidak adanya level atau panggung. Jadi, penonton dan band yang tampil terasa tidak ada yang membatasi. Nearcrsuh sempat membagikan lirik sheet agar bisa bernyanyi bersama. Kita tunggu intimate showcase siapa lagi yang akan hadir di Musik di Taman.

 

Words by Firman Oktaviawan

Photos by Ferialan