AKROSS dan DEVÁ STATES kembali mempertemukan pendekatan desain mereka dalam sebuah koleksi kolaborasi untuk musim Spring/Summer 2026. Menggabungkan DNA footwear aktif milik AKROSS dengan bahasa visual khas DEVÁ STATES, koleksi ini berangkat dari gagasan tentang mobilitas, fungsi, dan gaya hidup luar ruang yang semakin melebur dengan aktivitas sehari-hari di perkotaan.

AKROSS XA-02 “BUSTER”, hadir dalam warna baru Sage Green dengan aksen Iris Purple pada bagian strap. Sepatu ini juga dilengkapi detail eksklusif berupa woven label kolaboratif dan pola grafis khusus pada insole. Dirancang untuk berbagai kebutuhan aktivitas, XA-02 mempertahankan karakter ringan, fungsional, dan fleksibel yang menjadi benang merah kolaborasi kedua brand.Selain footwear, koleksi ini juga menghadirkan rangkaian apparel hasil perpaduan lini Akrossfabrix dengan sentuhan visual DEVÁ STATES. Salah satunya adalah “GEMINI”, jaket windbreaker reversible berwarna hitam dan silver yang menawarkan dua tampilan berbeda dalam satu produk. Sementara itu, jersey “HAZE” hadir dalam pilihan lengan pendek dan panjang, menggabungkan siluet activewear dengan grafis khas kedua brand.

Melengkapi koleksi tersebut, “MODULAR” convertible trail pants dirancang untuk beradaptasi dengan berbagai situasi. Siluetnya dapat diubah dari celana panjang menjadi celana pendek, menawarkan fleksibilitas bagi pengguna yang aktif berpindah antara lingkungan urban maupun aktivitas luar ruang. Melalui kolaborasi ini, AKROSS dan DEVÁ STATES menghadirkan interpretasi baru tentang keseimbangan antara fungsi, desain, dan kebutuhan bergerak dalam kehidupan sehari-hari.

Koleksi AKROSS x DEVÁ STATES Spring/Summer 2026 akan tersedia secara eksklusif di BrightspotCITY yang berlangsung pada 27–31 Mei 2026 dan berlanjut pada 4–7 Juni 2026.

Digelar di The Plug Space pada 5-7 Oktober 2024. MANKIND, HIJACK, DEVÁ STATES, SYMA, SAAMR, JEWEL BY BEPE & AKROSS akan menghadirkan showcase yang diberi nama “Distro”. Penamaan Distro terinspirasi oleh gerakan dengan nama yang sama, yang dipelopori oleh para pionir dari dunia fashion independen Bandung. Acara ini menjadi penghormatan dan warisan yang telah ditanamkan oleh para pendiri gerakan fashion kota Bandung.

Lokasi The Plug dipilih karena berada di jantung kota dengan traffic yang tinggi, menjadikannya melting pot bagi berbagai komunitas. Deva States, salah satu inisiator, menyebutkan bahwa mereka memiliki koneksi dan infrastruktur yang mendukung, serta The Plug sebelumnya telah menjadi pilihan bagi brand-brand besar kelas internasional.

Motivasi di balik kolaborasi ini adalah keinginan untuk menunjukkan bahwa produk-produk Indonesia tidak kalah dengan produk internasional. “Kami memiliki niat yang sama, dan karena pengalaman serta koneksi yang ada, kami ingin membantu brand-brand lain dari Bandung untuk memperkenalkan diri di pasar Jepang,” ungkap Fahmi mewakili Distro dan Hijack.

Setelah acara, masih belum ada kepastian apakah produk tersebut akan tetap dijual di Tokyo. “Kami akan melihat respons dari pengunjung terlebih dahulu. Itulah sebabnya kami mengundang semua yang pernah mendukung perjalanan kami di Jepang,” tambahnya.

Misi dari proyek Distro ini lebih dari sekadar showroom. Mereka ingin menciptakan sebuah platform diskusi yang aksesibel, menjadi media yang mampu membawa brand lokal ke panggung internasional dan memfasilitasi pertukaran ide di masa depan. Selain menghadirkan produk dari setiap brand yang terlibat, Distro akan merilis merchandise eksklusif edisi terbatas hasil kolaborasi antara Distro dan By.U yang hanya akan tersedia selama acara berlangsung.