Setelah beberapa kali berkolaborasi dengan seniman dan beberapa brand, kini PERSIS berkolaborasi dengan unit hardcore metal, Down For Life, untuk merilis produk baru melalui PERSIS Store. Mereka ingin menerjemahkan ide kolaborasi ini untuk memperkuat hubungan dengan para penggemar Laskar Sambernyawa. Rilisan ini termasuk berbagai produk seperti jersey, topi bucket, jaket, celana track, dan syal. Jersey kolaborasi ini menjadi yang pertama di Indonesia antara band musik dan klub sepak bola, terinspirasi oleh kolaborasi serupa di kancah internasional.

Jersey PERSIS x Down For Life didominasi oleh warna merah khas PERSIS dengan motif hitam dari karya seniman lokal Jahlo Gomes. Warna emas juga ditambahkan untuk merayakan momen perayaan 100 tahun PERSIS dengan tema The Glorious Century. Identitas Down For Life yang terkait dengan musik metal juga terlihat melalui motif kawat berduri pada kerah jersey. Selain produk fashion, Down For Life juga merilis ulang lagu “Pasoepati” menjadi “Sambernyawa” sebagai bagian dari kolaborasi ini. Lagu ini direkam di Yogyakarta dan video musiknya diproduksi oleh Tim Media PERSIS.

Produk kolaborasi PERSIS x Down For Life akan tersedia mulai 10 Juni melalui marketplace dan toko fisik. Pembeli pertama sebanyak 200 orang akan mendapatkan tiket untuk menyaksikan pertunjukan peluncuran lagu “Sambernyawa” yang akan digelar oleh Down For Life. Kolaborasi ini menjadi langkah PERSIS dalam menjalin koneksi lebih dekat dengan penggemar dan merayakan identitas klub serta kota kelahiran mereka.

 

Setelah sukses dengan perilisan kolaborasi dengan deadsquad Chapter 1 Gozeal kembali merilis produk kolaborasi dengan Deadsquad. Untuk kolaborasi kali ini mereka mengangkat tema “The Apocalypse”. Pemilihan tema “The Apocalypse” atau kiamat secara garis besar merujuk pada kehancuran, pembantaian dan kematian, Dalam kolaborasi ini Gozeal x Deadsquad akan merilis beberapa koleksi Tees, Longsleeve, Hoodie dan Shoes.

Desain dalam kolaborasi kali ini mengadopsi dari beberapa sumber terkait, seperti ruruntuhan Yunani agar terkesan klasik, hewan atau monster dari mitologi Yunani seperti typhon yang kami adopsi dan di padupadakan dengan snakegoat dari Deadsquad, dan gerbang neraka yang menggambarkan kesakitan, dan keterpurukan. Selain itu dalam desain kolaborasi ini terdapat tokoh empat penunggang kuda atau “four horseman the apocalypse”, salah satu tokoh penunggang kuda “war” (perang) dengan tampilan khasnya menunggang kuda yang membawa pedang kehancuran menjadi desain kolaborasi kali ini.

Kolaborasi Gozeal x Deadsquad akan rilis pada tanggal 28 Maret 2023 di shopee official Gozeal.

Seminggu terakhir ini, fashion line Heaven By Marc Jacobs meluncurkan capsule collection kolaborasi baru dengan Deftones dan brand streetwear Stray Rats. Barang-barang yang ditampilkan dalam koleksi ini termasuk kemeja dengan tulisan Deftones, gelang, pin, anting-anting, dan berbagai pakaian lainnya, serta CD Around The Fur seharga Rp. 400,000 yang sudah terjual habis.

Acara aktivasi yang dibuat seputar koleksi tersebut adalah museum pop-up di Los Angeles dan pertunjukan spesial Deftones di menit-menit terakhir di New York, yang berlangsung di Music Hall Of Williamsburg. Di acara itu, Deftones menampilkan sejumlah lagu yang jarang dibawakan secara live — “Feiticeira”, “Elite”, dan “What Happened To You?”, semuanya untuk pertama kalinya sejak 2018, dan “Mascara”, yang tidak pernah mereka bawakan sejak 2015.

Bukan rahasia lagi bahwa Heaven by Marc Jacobs dikenal dengan estetika nostalgia yang provokatif, dengan style 1990-an dan Y2K yang bombastis dan telah menyentuh hati para pecinta gaya Gen Z. Gigs tersebut pun berhasil me-rekreasi perayaan suasana era 1990-an, aktivasi tersebut berusaha membenamkan para tamu yang datang ke dalam sub-culture yang menginspirasi koleksi tersebut.

Tentu saja, ini bukan malam musik live biasa. Pesta tersebut menampilkan para tamu dari komunitas Heaven yang berpakaian dari ujung rambut hingga ujung kaki dalam koleksi terbaru bersama para loyalis musik. Ava Nirui, Rowan Blanchard, Ama Elsesser, Jari Jones, Oyinda, Diana Silvers, Ruby Aldridge, Kemio, dan banyak lagi. Di tengah kerumunan yang memadati, para tamu menikmati aksi pembuka oleh Mia Carucci dan Yves Tumor sambil mendapatkan merchandise eksklusif dari koleksi yang akan dirilis keesokan harinya.

Dengan munculnya media sosial dan TikTok-sifikasi lagu, Deftones telah menjangkau para pendengar generasi baru. Putri remaja Chino Moreno itu sendiri adalah penggemar brand Heaven, dan memiliki beberapa koleksi Heaven di lemari pakaiannya, kolaborasi tersebut mengadakan sinergi organik. Konser itu sendiri benar-benar kejutan: para pengunjung pesta yang ingin datang tidak tahu persis di mana malam perayaan mereka akan berlangsung sampai detail lokasi rahasia terungkap hanya beberapa jam sebelumnya.

Dalam perindustrian clothing brand di Indonesia, Realizm Eighty Seven membuat gebrakan dengan membanting stir keluar dari zona nyaman. Kali ini mengajak Artis Mural bernama Michael Evan untuk meluncurkan Product Collaboration. Mc Evan nggak hanya diam saja, dalam konsep peluncuran productnya ia kembali mengajak kolabolator lainya. Digi Arafah yang berhasil Mc Evan ajak untuk jadi kolaborator untuk bertanggung jawab membuat visual maping dalam acara launchingnya dengan nama “Stranger Minds”.

Konsep ini sengaja dipakai untuk mengenalkan realizm eighty seven sebagai brand “baru” lagi. Realizm Eighty Seven kini menasbihkan sebagai brand yang support street cultur berbasic komunitas. Tak heran jika komunitas mural mungkin diwakili oleh Mc Evan, komunitas skateboard atau BMX diberbagai kota kini sering berkolaborasi dengan brand ini.

Acara “Stranger Mind” ini dihadiri oleh beberapa kalangan komunitas, acara yang berada di lantai 2 Realizm Eighty Seven ini mempunyai kesan tersendiri yang didapatkan pengunjung. Kebanyakan dari mereka beranggapan bahwa acara ini hanya sekedar hiburan dan launching product, nyatanya mulai dari host (Oneding, Liandra) pengisi acara hingga kolaborator lainya merasakan ke intiman yang dihadirkan oleh Realizm Eighty Seven x Mc Evan Feat Digi Arafah. Selain telinga dimanjakan oleh DVGRS (DJ), BERJUDI (DJ), CANDA CENDOL (DJ), re:NAN (Electric Set), GANGSTER 25 (HIP HOP), tak luput indra pengliahatan dimanjakan oleh Visual Maping karya Digi Arafah.

Visual Maping sengaja dihadirkan dalam peluncuran product ini, selain pertama kali dilakukan oleh clothing brand kususnya di Malang, Jawa Timur. Perpaduan art jalanan dengan art digital menjadikan acara “Stranger Minds” lebih hidup, karen Mc Evan dan Digi Arafah selaku kolaborator REALIZM EIGHTY SEVEN sendiri kompak dalam bersuara bahwa ART ngga harus dinikmati sendiri, tapi harus dibagikan diperluas dengan cara memadukan satu ART dengan ART lainya, atau bahasa sekarang kolaborasi.

Ambisi mereka sangat kental sekali, bukan hanya brand saja tapi 2 kolaboratornya juga ingin langsung berlari diawal tahun 2023 ini. Tidak hanya untuk kepentingan perusahaan atau pribadi, tapi demi kelangsungan sdm yang lebih kreatif serta lihai dalam memanfaatkan peluang.

Dengan adanya event seperti “Strangers Minds”, berharap bisa menjadikan ajang kembalinya brand-brand bertemu dengan temen-temen kreatif lainya, serta menjadikan umkm bangkit kembali, seperti contoh REALIZM EIGHTY SEVEN sendiri bisa lebih dekat dengan REAL PEOPLE dan Kolaborator baru. Support Your Local Product!

Product bisa dibeli melalui online di market places dan official website REALIZM EIGHTY SEVEN.

 

Uniqlo, salah satu raksasa label fashion retail terbesar asal Jepang merilis sebuah koleksi yang berkolaborasi dengan salah satu raksasa anime yang selalu menjadi perbincangan akhir-akhir ini: Attack on Titan. Season terakhir dari serial anime ini bertema “Humanity vs. Titans, yang juga dipakai menjadi tema besar kolaborasi 2 raksasa ini. Konklusi akhir dari cerita epik ini akan diakhiri dengan epik juga dengan hadirnya merchandise yang sudah pasti akan sold out dengan kilat.

Serial manga populer yang ditulis dan diilustrasikan oleh Hajime Isayama ini diserialkan di “Bessatsu Shonen Magazine” dari tahun 2009 hingga 2021, sirkulasi kumulatif telah melampaui 110 juta kopi di seluruh dunia, dan Attack on TItan terus menciptakan gelombang kejutan dan menjadi viral. Tidak hanya di Jepang, tetapi juga di seluruh dunia. Koleksi UT Uniqlo ini terinspirasi dari manga yang menarik perhatian pembaca dengan dunia di mana umat manusia dipaksa untuk tinggal di kota-kota yang dikelilingi oleh “tembok” besar yang melindungi mereka dari humanoid pemakan manusia raksasa yang disebut sebagai Titans, dan “Peralatan manuver vertikal” pun dikembangkan umat manusia untuk melawan para Titan.

Koleksi ini menampilkan grafis-grafis yang diambil langsung dari panel-panel manga dan asset grafis serial anime-nya, dan sudah tentu menampilkan karakter-karakter ikonik seperti Eren Jaeger, Levi Ackerman dan para titan raksasa. Segera dapatkan graphic T-shirt dari capsule collection ini, karena kami yakin yang satu ini tidak akan bertahan lama di display toko.

 

Setelah berkolaborasi dengan Diskoria dan The Panturas, kali ini brand streetwear asal Bandung berkolaborasi dengan Perunggu, sebuah band alternatif / indie rock yang merilis debut albumnya pada 11 Maret tahun 2022. Music Series adalah seri capsule collection yang dirilis Bastards of Young dengan band-band favorit mereka, tentunya untuk menunjukan apresiasi label tersebut kepada musik-musik yang mereka sukai, sekaligus berbagi apresiasi kepada sesama penggemar band yang sama.

Untuk capsule collection bersama Perunggu ini, uniknya kedua nama tersebut tidak menggunakan “X” yang biasa menandakan tanda sebuah kolaborasi, melainkan menggunakan emoticon love berwarna biru. Ketiga artikel dalam capsule collection ini adalah respon design dari Bastards of Young terhadap lagu, lirik dan tema-tema yang diangkat Perunggu dalam album “Memorandum” mereka. Artikel “Bear” adalah sebuah respon terhadap lagu “Pastikan Riuh Akhiri Malammu”, dimana design depan menunjukkan grafis ayah beruang bersama anak beruang. Dengan media kaos ringer T-shirt, Bastards of Young juga mencoba memperlihatkan kecintaan mereka terhadap kultur ‘90an, yang tentunya disambut baik juga oleh Perunggu. Pada design belakang ada sebuah ilustrasi chord gitar seperti di majalah musik bagi kamu yang ingin mengulik chord gitar dari lagu tersebut.

Artikel Biang Lara yang sudah tentu merespon lagu yang berjudul sama, adalah sebuah T-shirt hitam dengan grafis yang colourful di depan, dengan logo Perunggu yang dibuat oleh Bastards of Young dan sebuah ilustrasi bianglala dengan colorways pink dan tulisan hijau. Pada design backprint, terdapat juga penggalan lirik reff lagu “Biang Lara”, yang akan membantu penonton yang berdiri dibelakangmu untuk menyanyikan lirik lagu tersebut. Artikel terakhir adalah sebuah respon terhadap tema lagu “Membelah Belantara” dan “Tarung Bebas”, sebuah tema mengenai survival yang kerap diangkat di lagu-lagu Perunggu. Ilustrasi memperlihatkan seorang lelaki paruh baya yang berdiri diatas podium bertuliskan juara 3 sambil memakai medali Perunggu, yang juga sering menjadi icon dan emoticon yang sering dipakai Perunggu dalam caption-caption mereka. Koleksi terbatas ini dirilis pada hari senin (“Besok hari senin”) tanggal 16 Januari. Dan kabarnya akan hadir juga di beberapa toko reseller. Segera kunjungi Instagram @bastards_ dan @perunggu_ untuk info-info selanjutnya. Don’t miss this one, and don’t sleep on it.

Ada sebagian orang yangg mungkin berpikir bahwa memasak cuman mengenai apa yang terjadi di dapur. Tapi untuk seorang juru masak banyak hal lain diluar hal tersebut. Ada beberapa hal rutin mereka kerjakan di luar ruangan sepanjang hari seperti pergi ke pasar membeli bahan baku atau menghibur pengunjung ketika sedang diner di udara terbuka. Setiap hari, ada jejak langkah ketika juru masak berkegiatan, sebuah perjalanan dengan jalan yang berganti-ganti di berbagai permukaan basah dan kering, di dalam ataupun di luar.

Bersama dengan Set N Rise, Hijack Sandals membuat Kawa sepasang sandal yang berfungsi untuk di dalam maupun di luar dapur. Terinspirasi dari cinta akan makanan dan yang membuatnya, Kawa diambil dari kulit ayam crispy yang menjadi salah satu kuliner asal Jepang. Dengan tampilan fitur kaki tertutup yang menjadi keharusan untuk dipakai di dapur dan sol riak Vibram®️ untuk kelincahan non-slip yang masih terlihat bagus di luar dapur, sehingga kamu bisa berpindah antar ruang dengan mulus bahkan pada hari-hari tersibuk kamu.

Woodensun menyambut musim dingin dengan merilis ‘Pictonesian’, capsule collection yang merupakan hasil kolaborasi Woodensun dengan ilustrator Stewart Armstrong. ‘Pictonesian’, adalah penggabungan antara Pictish (Skotlandia kuno) dan Indonesia.

Penelitian terhadap mitos dan stupa Pictish dan Indonesia kuno dilakukan untuk ditampilkan dalam koleksi ini. Terinspirasi oleh tekstur dan bentuk kuno dan modern dengan menampilkan grafis yang berfokus pada persamaan, kontras dan penyelarasan antara dua lanskap yang berbeda, namun tampaknya terkait dan sejarah folkloric. Penerapan grafis kuno dapat dengan mudah dilihat pada berbagai produk koleksi, seperti T-Shirt, Shirt, Longpants, Shortpants, dan Crewneck.

Stewart Armstrong (Compost Positions / Club Club) merupakan seorang designer grafis, art director dan ilustrator, yang berbasis di Edinburgh, Skotlandia. Proses berkarya dari Stewart melibatkan permainan analog dan digital, seringkali dimulai dengan satu tanda, menggambar, menemukan gambar atau fotografinya sendiri; yang kemudian dipindai, disusun ulang, dan digambar ulang hingga terasa enak, (atau sudah waktunya pulang).

Koleksi “Pictonesian” Woodensun x Stewart Armstrong, sudah tersedia di webstore Woodensun.

Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke 4, JRNY Coffee & Records mengadakan “GO FO(U)RTH!” JRNY Coffee & Records 4th Anniversary. Salah satu dari rangkaian hari jadinya, JRNY Coffee & Records bekerja sama dengan brand pakaian yang berbasis di Solo; Steeze.Ltd untuk merilis mini capsule collection.

Koleksi ini menampilkan Totebag Kanvas Hitam dan T-Shirt Grafis yang tersedia dalam warna Hitam dan Biru, sablon silk di atas katun 200gsm dengan tagline khusus kami “Together Join the Rhythm Fortress”.

Koleksi tersebut telah dirilis Rabu (31/8/2022) kemarin di JRNY Coffee & Records bersamaan dengan JRNY Talks, Design Exhibition, Pop Up Showcase, Music Showcase, Art Exhibition yang menampilkan JRNY Records, Sloppyrob, Niskala, Shoolinen, Sunlotus, Eastcape, dll. Koleksinya JRNY COFFEE & RECORDS / STEEZE.LTD “Together Join the Rhythm Fortress” sudah bisa didapatkan secara online.

Kolaborasi pertama dari Opiuci dan LONER, dua entitas berbeda yang mencari kesenangan yang sama : kebebasan dalam sebuah aktivitas yang cukup melelahkan. Kolaborasi ini mencoba untuk menggambarkan kesenangan yang meresahkan, yang mungkin bisa di dapat saat melakukan keduanya secara bersamaan. Tidak ada yang salah akan hal itu, selama segala halnya tidak dilakukan secara berlebihan.

Kolaborasi ini pun disertai dengan satu produk pakaian yang sengaja dibuat, dan sangat mungkin digunakan untuk olahraga lari atau dikenakan saat harus pergi ke bar.

Keserbagunaan produk ini agaknya menandai bahwa baik Opiuci atau LONER merupakan dua brand yang mampu untuk menjadi wadah untuk komunitas yang spesifik (dalam hal ini adalah komunitas lari), untuk mereka berikutserta, berkumpul, dan bertukar nilai satu sama lainnya.

Item ini eksklusif dan tersedia pada 24 Juli 2022 di opiuci dan akan tersedia di situs web loner  pada 28 Juli 2022.

 

Photos by Aldiansyah Waluyo