Untuk Bastards Music Series vol. 5, Bastards of Young berkolaborasi dengan Dongker, band yang selalu menjadi crowd-favorite di setiap gigs, mempunyai lirik-lirik yang tajam, serta sedang hangat dibicarakan oleh publik. Setelah Berkolaborasi dengan Diskoria, Perunggu, The Panturas dan Collapse, Bastards of Young memilih untuk bekerja sama dengan Dongker bukan semata karena musikalitasnya, tetapi band ini juga sudah memiliki identitas visual dan karakter yang kuat, dengan logotype, karakter-karakter dan berbagai elemen yang kerap muncul di output visual mereka seperti rilisan fisik, merch, cover art single sampai video klip.

Tidak hanya merilis merchandise berupa T-shirt, Bastards juga melakukan sesi wawancara dan membuat playlist Spotify yang diisi oleh lagu-lagu pilihan personil Dongker. Berikut ini adalah pendapat dari Dongker dan Bastards mengenai inspirasi design dari ketiga artikel yang dirilis:

API
“Api kita pilih karena lagu “Bertaruh Pada Api” adalah satu lagu Dongker yang paling iconic, crowd favorite dan memiliki lirik yang bagus. Logotype di design oleh Mayatschism, ilustrasi oleh Meirmaid. Sebuah parodi dari Cuphead.” -BASTARDS

“Design ini merupakan interpretasi dari lagu “Bertaruh Pada Api” yang mengambil identitas visual band metal Deicide yang digabungkan dengan tokoh King Dice pada video game Cuphead. Kami memang cukup sering memparodikan visual dari band metal, sebelumnya Sabbath Bloody Sabbath, tapi ilustrasi ini jauh lebih menarik dan kami sangat suka. -DONGKER

KEKAR
“Kekar Menyelimuti Mu” di backprint kaos diambil dari penggalan lirik “Luka di Pelupuk Mata”. Lagu ini bertema tentang toxic masculinity, feminisme dan patriarki, sehingga kami pilih design parody She-Hulk yang digambar oleh Mayatschism. -BASTARDS

“Ini adalah merch pertama yang menginterpretasi lagu “Luka di Pelupuk Mata” yang bercerita tentang toxic relationship yang seringkali terjadi karena konstruksi patriarki di masyarakat. Pada ilustrasinya menampilkan lirik “kekar menyelimuti” yang umumnya identik dengan pria namun diganti dengan sosok perempuan.” -DONGKER

KOTA
“Design kota adalah respon Bastards terhadap lagu “Tuhan di Reruntuhan Kota”. Sebuah homage terhadap design stiker Angkutan Umum yang di parodikan dengan estetika Godspeed You! Black Emperor. -BASTARDS

“Ide ini datang dari Bastards, dan yang membuatnya menarik ada 2 easter egg di design ini. Jika QR code di scan kalian akan mendapatkan soft file dari zine yang kami tulis, dan jika QR code di zine tersebut kalian scan akan masuk ke web manga di salah satu chapter manga favorit kami.” -DONGKER

Bastards of Young adalah brand asal Bandung yang cukup prolifik dalam kolaborasi; beberapa kolaborasi mereka adalah dengan brand Maternal Disaster, seniman seperti Senikanji, Ken Terror dan Ykha Amelz, dan juga tentunya dengan beberapa band yang dirangkum dalam Bastards Music Series. Setelah berkolaborasi dengan Perunggu, The Panturas dan Diskoria, kali ini mereka berkolaborasi dengan Collapse, band alternative rock asal Bandung.

Untuk menggarap grafis pada artikel-artikel merchandise kali ini Bastards seperti biasa merespon lagu-lagu terbaru Collapse seperti “Them Chords”, “Born Again” dan tentunya “Violet Membran” yang baru saja dirilis video klipnya. Mereka juga menyajikan sesi wawancara eksklusif Collapse formasi terbaru ini, yang sepertinya memang belum pernah melakukan video interview di media lain. Untuk departemen fashion spread Bastards juga melakukan sesi foto dengan Collapse, dan juga merilis lookbook video yang berlokasi di Tokyo. Segera dapatkan capsule collection ini melalui kanal-kanal Bastards of Young.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Bastards of Young (@bastards_)

Setelah berkolaborasi dengan Diskoria dan The Panturas, kali ini brand streetwear asal Bandung berkolaborasi dengan Perunggu, sebuah band alternatif / indie rock yang merilis debut albumnya pada 11 Maret tahun 2022. Music Series adalah seri capsule collection yang dirilis Bastards of Young dengan band-band favorit mereka, tentunya untuk menunjukan apresiasi label tersebut kepada musik-musik yang mereka sukai, sekaligus berbagi apresiasi kepada sesama penggemar band yang sama.

Untuk capsule collection bersama Perunggu ini, uniknya kedua nama tersebut tidak menggunakan “X” yang biasa menandakan tanda sebuah kolaborasi, melainkan menggunakan emoticon love berwarna biru. Ketiga artikel dalam capsule collection ini adalah respon design dari Bastards of Young terhadap lagu, lirik dan tema-tema yang diangkat Perunggu dalam album “Memorandum” mereka. Artikel “Bear” adalah sebuah respon terhadap lagu “Pastikan Riuh Akhiri Malammu”, dimana design depan menunjukkan grafis ayah beruang bersama anak beruang. Dengan media kaos ringer T-shirt, Bastards of Young juga mencoba memperlihatkan kecintaan mereka terhadap kultur ‘90an, yang tentunya disambut baik juga oleh Perunggu. Pada design belakang ada sebuah ilustrasi chord gitar seperti di majalah musik bagi kamu yang ingin mengulik chord gitar dari lagu tersebut.

Artikel Biang Lara yang sudah tentu merespon lagu yang berjudul sama, adalah sebuah T-shirt hitam dengan grafis yang colourful di depan, dengan logo Perunggu yang dibuat oleh Bastards of Young dan sebuah ilustrasi bianglala dengan colorways pink dan tulisan hijau. Pada design backprint, terdapat juga penggalan lirik reff lagu “Biang Lara”, yang akan membantu penonton yang berdiri dibelakangmu untuk menyanyikan lirik lagu tersebut. Artikel terakhir adalah sebuah respon terhadap tema lagu “Membelah Belantara” dan “Tarung Bebas”, sebuah tema mengenai survival yang kerap diangkat di lagu-lagu Perunggu. Ilustrasi memperlihatkan seorang lelaki paruh baya yang berdiri diatas podium bertuliskan juara 3 sambil memakai medali Perunggu, yang juga sering menjadi icon dan emoticon yang sering dipakai Perunggu dalam caption-caption mereka. Koleksi terbatas ini dirilis pada hari senin (“Besok hari senin”) tanggal 16 Januari. Dan kabarnya akan hadir juga di beberapa toko reseller. Segera kunjungi Instagram @bastards_ dan @perunggu_ untuk info-info selanjutnya. Don’t miss this one, and don’t sleep on it.

Kolaborasi Bastards of Young dan band surf-rock The Panturas ini adalah seri kedua dari rangkaian Bastards Music Series, yang sebelumnya berkolaborasi dengan unit disko nusantara Diskoria. Seperti yang sebelumnya, design-design artikel kolaborasi Bastards X The Panturas ini adalah respon terhadap lagu-lagu The Panturas favorit Bastards of Young. Dimana grafis-grafis artikel fashion ini pun adalah peleburan antara dua entitas yang ternyata memiliki ketertarikan pada surf-rcok dan hal-hal yang berbau nautikal.

Balada Semburan Naga adalah sebuah track yang sangat danceable dan tentunya mengandung nuansa oriental, baik dari departemen visual dan melodi gitar nya. Kenapa kami memilih lagu ini sebagai salah satu artikel produk kolaborasi? Karena mendengar track ini langsung terbayang oleh kami hawaiian shirts ala gangster Hong Kong di film Chow Yun Fat era Hard Boiled dan A Better Tomorrow.

 

Tafsir Mistik adalah salah satu track yang stand out dalam album “Ombak Banyu Asmara”. Tentunya lagu ini memiliki aura mistis, dan juga lirik yang sedikit creepy ala The Panturas. Melihat visual video musik nya, kami pun langsung memutuskan untuk merespon lagu ini dengan design ala poster film horror ’80an yang hanya bisa kamu temukan di VHS atau Laserdisc.

Selain menjadi judul album, Ombak Banyu Asmara juga merupakan lagu penutup yang groovy. Sound surf rock dengan gitar reverb yang khas, diiringi dengan horn section yang epic membuat track instrumental ini menjadi favorit kita. Kita merespon lagu ini menjadi sebuah T-Shirt lengan pendek dengan design ala stiker angkutan umum dan ilustrasi truk yang sering melewati jalanan Pantura.

The Panturas adalah sebuah anomali yang unik: mereka adalah sebuah band surf rock yang lahir di dataran tinggi, lebih tepatnya di Jatinangor, Sumedang. Mungkin mereka adalah kolektif yang terlalu banyak mendengar soundtrack Pulp Fiction, atau sekumpulan nerd surf-rock yang masih menyimpan piringan hitam The Ventures atau The Shadows koleksi kakek-nenek nya. Tentunya jangan sampai kalian ketinggalan untuk mendapatkan capsule collection yang satu ini, karena kabarnya sangat terbatas..