Pada awal tahun 2023 lalu, Ali sempat merilis single Crystal Sand dan pada saat perilisan single itu dikabarkan Ali sedang mempersiapkan debut full album pertamanya. Akhirnya pada Jumat (5/5) kemarin Ali secara resmi merilis debut album pertamanya bertajuk Malaka dalam format piringan hitam dan digital (Bandcamp) oleh Anukara Records.

Berbagai macam variabel musik seperti musik Indonesia dekade 70an, disco, funk, cinematic soul, dan psychedelic rock dijait bersama nuansa musik kultur timur oleh Ali sehingga Malaka menjadi seuatu yang baru di kancah musik Indonesia yang sangat beragam. Di album yang menggunakan lirik bahasa Arab di semua lagunya ini, Ali yang digawangi oleh Absar Lebeh (gitar), Arswandaru (bass, vokal) dan Jp Patton (drum, vokal) ingin menggambarkan asimilasi antara budaya Timur Tengah dengan Indonesia yang sudah berlangsung sejak berabad-abad silam.

Malaka dipilih sebagai judul yang dapat merepresentasikan salah satu pintu masuk budaya Timur Tengah ke Indonesia melalui perdagangan di Selat Malaka.

 

Photo By Michael Tartaglia

Ali, unit trio cinematic-funk/soul asal Jakarta (Arswandaru, John Paul Patton, dan Absar Lebeh) kembali meluncurkan single terbaru dengan judul “Crystal Sand”. Single kali ini kembali lebih upbeat / uptempo dengan dentuman afrobeat yang mendominasi, serta masih dengan sentuhan funk dan lead gitar mid-eastern yang melodius sekaligus repetitif. Mood-booster
song mungkin tepat untuk menggambarkan single terbaru ini. Tentu interpretasi akan lagu ini kembali kepada para pendengar, bagaimana mereka akan memaknai dan menikmati lagu ini. Melalui rilisan ini Ali juga ingin menyampaikan bahwa ini merupakan single terakhir sebelum akhirnya mereka akan merilis full album dalam waktu dekat.

Crystal Sand sudah bisa dinikmati melalui semua platform musik digital.