Bojes dari A Little Less 16 mengungkapkan keinginannya untuk menciptakan lagu berbahasa Indonesia dalam sebuah wawancara di salah satu stasiun radio. Baru-baru ini A Little Less 16 merilis maxi-single berisikan dua lagu berbahasa Indonesia, yaitu “Jarak” dan “Isi Kepala Menjelang Pulang,” yang menggambarkan kisah cinta dan jarak dalam hubungan. Bojes mengungkapkan bahwa proses penciptaan lagu-lagu ini berlangsung alami, tanpa perlu membuka draft materi sebelumnya, dan ia sangat menikmati prosesnya.

Lagu “Jarak” menceritakan tentang hubungan yang terhalang oleh jarak geografis, seperti anak dan orang tua yang tinggal di kota yang berbeda atau pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh. Sementara “Isi Kepala Menjelang Pulang” menggambarkan gagasan-gagasan yang muncul dalam pikiran selama perjalanan pulang. Kedua lagu ini sudah bisa dinikmati melalui semua layanan digital music streaming platform.

Kiko Wikarta, penyanyi, penulis lagu, dan multi-instrumentalis asal kota Bandung, berkolaborasi dengan Bojess (A Little Less 16) untuk mengisi rhythm & riffs, serta Mahfi G Sjaftarie pada drum dalam proyek solonya yang baru. Bersama-sama, mereka merilis single terbaru berjudul “999” (Triple 9) pada hari Rabu (19/7). Single ini menjadi pembuka dari EP yang akan segera dirilis, dan Kiko ingin menampilkan genre musik post-punk, art rock, serta avant-type beat yang mungkin belum banyak didengar oleh sebagian orang dengan judul yang unik “999” Triple 9. Dalam rilis persnya, Kiko Wikarta menyatakan bahwa lagu ini menghadirkan suara dan lirik yang dapat terhubung dengan para penggemar musik seperti DIIV, Black Midi, hingga King Krule.


Kolaborasi dengan Bojess dan Mahfi G Sjaftarie membawa warna yang segar dan kuat dalam lagu “999,”. Single ini dapat dinikmati di berbagai platform musik digital.

A Little Less 16 adalah moniker terbaru yang diadopsi oleh penulis lagu dan multi-instrumentalis Bojes asal Bandung. A Little Less 16 menghadirkan musik dengan benang merah alternatif rock ditambah beberapa eksplorasi pengaruh dari pop/punk, emo pop hingga indie rock.

“Direction” dimaknai sebagai pemikiran seseorang yang seharusnya tidak perlu diarahkan ke jalan lain untuk mencapai tujuan tertentu. Terlihat dari artwork mini album ini yang dirasa merepresentasikan keadaan seseorang tersebut. Dinamika dalam mini album ini terasa membalut rangkaian cerita kehidupan yang pada akhirnya akan memiliki interpretasi yang berbeda. Berisi 4 lagu termasuk “Solo” dan “Collide” yang dilepas beberapa waktu lalu, kini dilengkapi oleh “Direction” dan “Afterglow” yang menyuguhkan alur dari cerita tersebut.