JEURNALS JEURNALS
  • INTERVIEWS
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • REVIEWS
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • EVENTS
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • ESSAY
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • COOL SPOTS
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • HOT STUFF
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.

JEURNALS JEURNALS

  • About
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • Contact
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • INTERVIEWS
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • REVIEWS
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • EVENTS
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • ESSAY
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • COOL SPOTS
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.
  • HOT STUFF
    Unit Post Punk asal Surabaya, Cotswolds kembali hadir dengan merilis Split EP bersama Kanekuro. Split ini sekaligus menjadi rilisan kedua Cotswolds sepeninggal founder sekaligus sang vokalis Ted Windrata 2019 silam. Pada Split EP ini kedua band yakni Cotswolds dan Kanekuro masing-masing menyumbangkan dua lagu. Dua lagu dari Cotswolds berjudul “Dysfunction” dan “Duyawi” sedangkan dua lagu Kanekuro berjudul “I CUT YOUR COCK AND GAG IN YOUR MOUTH” dan “CALL YOUR MOM WHEN YOU GETS MY TERROR”. Split EP berjudul Tamarind ini dirilis bersama label kenamakan Greedy Dust Records dan nantinya akan dirilis secara fisik dalam format kaset tape. Tamarind atau buah asam di dalam padanan bahasa Indonesia, dipilih sebagai simbol yang menggambarkan bahwa manfaat dan kebahagiaan tak selalu berkaitan dengan rasa manis. Keterpaksaan, rasa getir, asam, dan pahit dalam diri merupakan pola-pola perasaan yang secara taksadar, jarang terapresiasi. Tamarind sebagai buah, tentu tak bersahabat bagi banyak orang. Namun, ia kaya akan manfaat dan fungsi di segala aspek kehidupan. Sehingga wujudnya amat mewakilkan segala bentuk perasaan tak menyenangkan tersebut, yang mana pada akhirnya membentuk satu luaran kunci, yakni penerimaan diri. Jika kalian sedang jenuh dan membutuhkan referensi baru maka Split Cotswolds dan Kanekuro ini patut untuk disimak dan dimiliki format fisiknya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Split Cotswolds dan Kanekuro kalian dapat memperolehnya melalui Instagram Greedy Dust Recods. Split Tamarind sudah dapat didengarkan di platform music Spotify dan Bandcamp.

Category: Flash News

  • Home
  • Flash News
Cotswolds Merilis Split EP Bersama Kanekuro
  • Jeurnals
  • December 17, 2022
  • 1 min read
  • 163

Cotswolds Merilis Split EP Bersama Kanekuro

Soca Luncurkan Kolaborasinya Bareng Basboi
  • Jeurnals
  • December 16, 2022
  • 2 min read
  • 247

Soca Luncurkan Kolaborasinya Bareng Basboi

Dongker Lepas Single Kedua, “Sepenggal Sadar”
  • Jeurnals
  • December 14, 2022
  • 1 min read
  • 322

Dongker Lepas Single Kedua, “Sepenggal Sadar”

Fila dan Tetris Berkolaborasi Membawa Kembali Nuansa 80an
  • Jeurnals
  • December 13, 2022
  • 1 min read
  • 265

Fila dan Tetris Berkolaborasi Membawa Kembali Nuansa 80an

Collapse Rilis Single & Videoklip Baru Berjudul “Rute Menuju Ivory”
  • Jeurnals
  • December 11, 2022
  • 2 min read
  • 143

Collapse Rilis Single & Videoklip Baru Berjudul “Rute Menuju Ivory”

Cerita Cito Gakso Mengejar Cita-cita Melalui Better Dayz
  • Jeurnals
  • December 10, 2022
  • 1 min read
  • 111

Cerita Cito Gakso Mengejar Cita-cita Melalui Better Dayz

Concise Mengenang Kenakalan Masa Remaja Lewat Single “Go”
  • Jeurnals
  • December 8, 2022
  • 1 min read
  • 167

Concise Mengenang Kenakalan Masa Remaja Lewat Single “Go”

Based Club Luncurkan Kolaborasinya Bersama Polka Wars
  • Jeurnals
  • December 7, 2022
  • 41 sec read
  • 189

Based Club Luncurkan Kolaborasinya Bersama Polka Wars

Diskoria merilis Vinyl “Serenata Jiwa Lara”
  • Jeurnals
  • December 6, 2022
  • 1 min read
  • 201

Diskoria merilis Vinyl “Serenata Jiwa Lara”

Kolaborasi Bodypack dan Elders Tampil di Yokohama Hot Rod Custom Show 2022
  • Jeurnals
  • December 5, 2022
  • 2 min read
  • 147

Kolaborasi Bodypack dan Elders Tampil di Yokohama Hot Rod Custom Show 2022

  • Prev.
  • 1
  • …
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • …
  • 21
  • Next
The Purveyor of Alternative News - Jeurnals 2025